alexametrics

2019, Pemprov DKI Yakin Tanah Abang Tertib dan Nyaman

loading...
2019, Pemprov DKI Yakin Tanah Abang Tertib dan Nyaman
Jembatan penyeberangan multifungsi (JPM) atau Skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat.Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Jembatan Penyeberangan Multiguna (JPM) atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat telah diuji cobakan tanpa adanya Pedagang Kaki Lima (PKL), Jumat (7/12/2018). Uji coba selama dua jam itu dinilai efektif urai kesemrawutan penumpang kereta di Jalan Jatibaru Raya.

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi mengatakan, setelah uji coba selama dua jam, skybridge yang terhubung dengan Stasiun Tanah Abang cukup membuahkan hasil yang efektif. Dimana, 60-70% penumpang kereta yang tadinya tumpah di Jalan Jatibaru Raya, kini terarah melalui skybridge.

"Penumpang kereta rata-rata pada senang melintasi skybridge menuju Pasar Tanah Abang. Senin pekan depan akan kami uji coba dengan menaikan Pedagang Kaki Lima (PKL)," kata Irwandi saat dihubungi pada Jumat, 7 Desember 2018 kemarin.

Irwandi menjelaskan, rata-rata penumpang kereta itu berjumlah 200 orang dan 60-70% itu bertujuan ke pasar Tanah Abang. Artinya, keberadaan skybridge sangat mendukung perjalanan penumpang kereta menuju ke pasar dengan aman dan nyaman. Apabila 446 kios sudah terisi PKL yang kini berada di trotoar Jalan Jatibaru Raya, lanjut Irwandi, Tanah Abang akan menjadi lebih tertib.

Apalagi adanya transportasi Jak Lingko yang tidak perlu lagi mengetem di jalan lantaran sudah ada halte."Nah kalau PKL sudah naik ke skybridge dan Jak Lingko sudah beroperasi, kami lebih enak menertibkan PKL Jalan Jatibaru. Kami yakin 2019 mendatang Tanah Abang menjadi lebih tertib dan nyaman," ungkapnya.

Irwandi berharap PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memberikan rambu-rambu arah penumpang kereta menuju Tanah Abang melalui skybridge. Sedangkan untuk pemindahan 13 tapping gate guna memudahkan penumpang menuju skybridge akan dilaksanakan oleh PD Sarana Jaya.

"Tapping gate tetap 13 enggak berubah, cuma mau dimajukan tujuh meter, sekarang belum dimajukan, sedang proses. Nanti kalau sudah dimajukan 7 meter, baru 100% dibuka," ungkapnya.

Direktur Utama PD Sarana Jaya, Yoori Pinontoan menuturkan, skybridge akan diuji coba selama satu minggu. Menurutnya, uji coba kali pertama ini guna melihat arus pejalan kaki. Selain itu, juga untuk melihat integrasi antar moda di bawah JPM

"Kami menyediakan tiga halte yang terintegrasi dengan blok-blok pasar dan stasiun kereta. Dari rencana tiga halte yang akan dibangun, dua halte sudah yaitu halte di pintu Stasiun Tanah Abang Jalan Jatibaru dan halte di sisi selatan flyover Jatibaru," jelasnya.

Adapun selama uji coba skybridge Tanah Abang akan dibuka mulai pukul 07.00-18.00 WIB. Nantinya saat sudah resmi beroperasi, jam buka skybrige akan mengikuti operasional KRL."Kami membantu percepatan pemindahan 13 tapping gate selama masa uji coba," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak