alexametrics

Rehab SDN 01 Sukapura Rampung, Siswa Tak Sabar Ingin Segera Menempati

loading...
Rehab SDN 01 Sukapura Rampung, Siswa Tak Sabar Ingin Segera Menempati
Ketua Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Suyoto saat mengecek langsung rehabilitasi SDN 01 Sukapura, Jakarta Utara, Jumat (7/12/2018). Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Rehabilitasi SDN 01 Sukapura, Tanjung Priok, Jakarta Utara yang dilakukan sejak tahun 2017 kini sudah rampung. Seluruh siswa seperti tak sabar untuk menempati gedung baru mereka yang jauh modern, ramah lingkungan, serta dilengkapi Alat Pemadam Api Ringan (APAR) lengkap sinyal kebakaran.

Salah satu guru SDN 01 Sukapura, Endang Mardiningsih (54) mengaku cukup bangga dengan kondisi sekolahnya sekarang. Selain lebih nyaman sekolah ini cukup modern dibandingkan sekolah lainnya. “Jadi kami tidak harus lagi menumpang di sekolah lain, saya yakin ini akan membuat pelajar lain iri,” kata Endang, Jumat (7/12/2018).

Untuk ruang kelas, SDN 01 Sukapura dibuat besar dengan banyak jendela. Sehingga saat siang hari lampu tak perlu dinyalakan. Hal ini mengindikasikan sekolah ini cukup ramah energi.

Saat memperkenalkan kepada siswa bersama dengan beberapa pegawai Dinas Pendidikan DKI Jakarta. Sejumlah anak, kata Endang, tampak heboh. Mereka tersenyum sumringah tak sabar bersekolah di gedung baru.

Bahkan dari obrolan sejumlah anak, banyak beberapa diantara mereka yang kemudian meminta lantai paling atas untuk dijadikan kelas mereka. Dengan lantai paling atas, maka pemandangan indah akan terlihat.

Tak hanya soal ruang kelas yang ramah lingkungan. Toilet sekolah juga kian ciamik layaknya mal mewah di pusat ekonomi Jakarta. Toilet ini dilengkapi dengan closet duduk, cukup terang dan dilengkapi pengharum ruangan.

Kondisi ini berbeda jauh dengan sekolah sebelumnya yang pengap, berbau dan lembab. Anak anak kala itu lebih banyak menahan buang air kecil selama jam pelajaran.

Demi merampungkan kembali laginya sistem belajar disana, pihak sekolah tengah mempersiapkan mengurus kursi, meja, dan papan tulis yang akan digunakan di gedung baru SDN 01 Sukapura.

Untuk merampungkan pembangunan disana, PT WIKA dan PT Cipta Mandiri Perencana (CMP) kemudian mengerahkan ratusan pekerja. Pekerjaan cepat disusun dalam dua tahap, tahap pengerjan struktur 130 orang, dan finishing 290 pekerja dikerahkan.

Ketua Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Suyoto, meneliti dengan detail setiap kelas. Bahkan, Suyoto sampai mengambil sebuah tongkat pramuka untuk memudahkannya mengecek lantai yang kopong.

Dari pengecekan ini, Suyoto tak menemukan hal besar terkait hasil pekerjaan WIKA Gedung. Meski demikian ada masalah ringan yang harus diselesaikan kurang dari sepekan.

Manajer Proyek WIKA Gedung untuk Paket 1 Rehab Total Sekolah, Ali Abrar Sitepu, mengatakan dapat menyelesaikan tambahan-tambahan yang diminta Suyoto dalam waktu sepekan. Beberapa tambahan yang diminta seperti pengecatan ornamen betawi, dan beberapa lainnya. "Sepekan saja cukup ini kok," kata Ali Abrar Sitepu.

Ali Abrar mengatakan ada beberapa keran yang dicuri usai pembangunan selesai. Pihaknya akan segera mengganti keran-keran tersebut. Sehabis permintaan Suyoto dikerjakan, maka SDN 01 Sukapura sudah bisa diserahkan ke pihak sekolah.

Selain SDN 01 Sukapura, kata Ali Abran, ada 3 lokasi sekolah lagi yang sudah rampung dikerjakan di paket 1 rehab total sekolah, yakni SDN 01 Sunter, SDN 01 Tanjung Priok, dan satu sisanya adalah SDN 02 Sukapura.

Ketiga sekolah itu juga akan ditinjau dan dicek dulu hasil pekerjaannya oleh Dinas Pendidikan DKI sebelum diserahkan ke pihak sekolah. Sementara terhadap sekolah lainnya, Ali menegaskan percepatan tengah dikebut pihaknya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak