alexametrics

Dihantam Puting Beliung, 500 KK di Bogor Masih Mengungsi

loading...
Dihantam Puting Beliung, 500 KK di Bogor Masih Mengungsi
Masyarakat mengungsi di tenda biru. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendata sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) mengungsi akibat rumahnya dihantam oleh angin puting berliung. Ratusan rumah rusak akibat diterjal oleh angin puting beliung pada pada Kamis 6 Desember 2018 sore.

"Pemkot berencana memberikan bantuan dari biaya tidak terduga sebesar Rp1,5 miliar. Selain itu, saya juga sudah ditelepon oleh Gubernur bahwa pihak Pemprov akan memberikan anggaran tidak terduga sebesar Rp5 miliar," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto usai mengunjungi rumah korban meninggal akibat puting beliung, di Perumahan BNR, Bogor Selatan, Jumat (7/12/2018).

Pemkot Bogor juga membuka ruang bagi warga masyarakat yang ingin menyumbang dan memberi bantuan. Baik bantuan finansial, material, maupun bantuan tenaga kepada para pengungsi yang ada.

Bima menyebut, bantuan seperti bahan makanan serta finansial sangat mendesak untuk membeli peralatan material bangunan.

"Memang kami membuka ruang kepada warga masyarakat yang ingin menyumbang, dipersilakan. Karena bantuan uang itu dapat digunakan untuk keperluan pembelian bahan material, untuk tempat tinggal," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasi Polresta Bogor Kota Kompol Fajar Hari Kuncoro mengatakan, sebanyak 878 rumah warga rusak akibat diterpa angin puting beliung kemarin. Tak hanya itu, pemukiman dan infrastruktur juga terganggu.

"Kecamatan Bogor Selatan dan Kecamatan Bogor Timur yang mangakibatkan, satu orang meninggal dunia, 20 pohon tumbang, lima kendaraan rusak tertimpa pohon, 848 Rumah warga rusak berat dan ringan," kata Fajar.

Menurutnya, selain merusak pemukiman warga, bencana itu menumbangkan 20 pohon yang tersebar di Bogor Selatan. Bahkan akibat pohon tumbang, sebanyak lima unit mobil rusak parah, satu di antaranya membuat Enny Retno (45), sang pengemudi asal Perumahan Bukit Nirwana Residence (BNR) RW 12, Bogor Selatan, Kota Bogor, meninggal dunia.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak