alexametrics

Peringatan Hakordia 2018, Pemprov DKI Raih 3 Penghargaan

loading...
Peringatan Hakordia 2018, Pemprov DKI Raih 3 Penghargaan
Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan menerima penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Foto/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih tiga penghargaan dalam Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2018 di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Tiga kategori penghargaan itu antara lain Penerapan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negera (LHKPN) Terbaik Tahun 2018, Pemerintah Daerah dengan Nilai Gratifikasi Terbesar yang Ditetapkan Menjadi Milik Negara Tahun 2018, dan Pemerintah Daerah dengan Sistem Pengendalian Gratifikasi Terbaik Tahun 2018.

Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan pun mengapresiasi sekaligus bangga atas diraihnya tiga penghargaan dari lembaga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu.

“Ini adalah kerja kolektif Pemprov DKI karena bgitu sampai di LHKPN ini dikerjakan semuanya dan Alhamdulillah kita dapatkan yang terbaik di level provinsi seluruh Indonesia,” kata Anies usai menerima penghargaan.

Anies pun memaparkan alasan Pemprov DKI Jakarta dapat memenangkan ketiga penghargaan itu, diantaranya ada unit proaktif yang mensosialisasikan mengenai gratifikasi dan pelaporan keuangan.

“Di inspektorat ada unit khusus yang mengelola gratifikasi dan unit ini secara proaktif mensosialisasikam kepada semua jajaran SKPD apa-apa yang menjadi perhatian dalam gratifikasi,” ungkapnya.

Anies menyebut hal tersebut merupakan bukti bahwa Pemprov DKI Jakarta berhasil menumbuhkan kesadaran para jajarannya untuk terbebas dari jerat korupsi, terlebih laporan yang masuk sebesar Rp23 miliar dari 300 laporan.

“Ini menunjukkan di jajaran Pemprov DKI ada kesadaran yang tinggi untuk melaporkan dan membebaskan diri dari praktik korupsi,” terangnya.

Selain itu, Anies juga menjelaskan ada keterlibatan warga dalam hal pengendalian korupsi di antaranya hadirnya aplikasi Sistem Pengaduan Terpadu (SIPADU). “Ada komponen penting kita punya aplikasi Sipadu, bila masyarakat menemukan praktik korupsi yang dilakukan jajaran pemprov mereka bisa lapor,” tutup Anies.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak