alexametrics

Dinas LH DKI: Sampah di Pulau Pari Berasal dari Bekasi dan Tangerang

loading...
Dinas LH DKI: Sampah di Pulau Pari Berasal dari Bekasi dan Tangerang
Sejumlah aktivis melakukan aksi stop membuang sampah ke laut.Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Selain video penyu yang mati akibat terpapar sampah plastik, tumpukan sampah di Pulau Pari Kepulauan Seribu juga mengeggerkan warganet. Dalam video tersebut terlihat tumpukan sampah mengapung dalam jumlah yang cukup banyak.

Kadis LH DKI Jakarta Isnawa Adji mengaku telah mengetahui video tersebut."Sudah tahu. Kasudin LH Kepuluaan Seribu langsung membersihkan," kata Isnawa di Jakarta, Rabu (28/11/2018).

Dia menambahkan, sampah dari daratan Jakarta yang masuk ke hilir sudah diminimalisir. Untuk sampah-sampah di Pulau Pari, Isnawa menduga berasal dari 'tetangga' sebelah baik Tangerang maupun Bekasi.



"Cuma gini, pulau di pulau itu kalau cerita sampah dari darat boleh dibilang sudah diminimalisir ya. Kan ada 4.000 pasuka oranye yang kita tugaskan di semua ruas sungai," jelasnya.

"Nah di Pulau Seribu itu selalu ada angin barat dan timur kedorong dari atasnya Bekasi dan Tangerang. Kadang ada yang turun dari Lampung. Makanya selalu saya bilang, bahasa kita itu kalau bahasa pulau itu ‘acar’. Deretan sampah yang berbaris. Nah itu yang biasanya kita tubruk dengan kapal kita," sambungnya.

Meskipun begitu, Isnawa tak bermaksud menuduh tetangga yang dengan sengaja membuang sampah ke laut."Saya sih tidak menyalahkan tetangga tapi memang kedorong angin barat ada sisa-sisa sampah yang terbawa," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak