alexametrics

Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak Korban Disekap Bantal

loading...
Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi, 2 Anak Korban Disekap Bantal
Petugas Polrestro Bekasi melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan yang dikabarkan korbannya merupakan satu keluarga.Foto/Istimewa
A+ A-
BEKASI - Pembunuhan terhdap keluarga Diperum Nainggolan di Jalan Bojong Nangka II RT 02/07, Jatirahayu, Pondok Melati, Kota Bekasi, sangat sadis. Dua anak korban yang masih berusia 9 dan 7 tahun pun juga ikut dibunuh pelaku.

Kasubbag Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, Kompol Erna Ruswing Andari mengungkapkan, pembunuhan terhadap satu keluarga ini terbilang sadis. Karena korban Diperum serta istrinya Maya Boru Ambarita (37) dihabis dengan sejumlah luka benda tumpul dan senjata tajam.

Pasangan suami istri ini, lanjut Erna, menderita luka di wajah serta adanya luka senjata tajam di leher. Tak hanya kepada orang dewasa, pelaku juga secara sadis menghabisi nyawa Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7).(Baca: Ayah, Ibu dan Dua Anak Jadi Korban Pembunuhan Sadis di Bekasi)

"Kedua anak korban ini meningga dunia dengan wajah tertutup selimut dan bantal. Kuat dugaan keduanya dibekap oleh pelaku hingga kehabisan oksigen," kata Erna pada wartawan Selasa (13/11/2018).

Seperti diketahui, Seperti diketahui, empat korban pembunuhan sadis tersebut yakni, Diperum Nainggolan (38), Maya Boru Ambarita (37) serta dua anaknya Sarah Boru Nainggolan dan Arya Nainggolan di rumah kontrakan mereka.

Kasus ini terungkap saat tetangga curiga dengan keadaan pintu rumah korban dalam posisi terbuka dan televisi menyala pada pukul 03.00 WIB. Pada pukul 06.30 WIB, saksi kembali melihat keadaan rumah tidak berubah. Saksi memberanikan diri untuk mengetok pintu dan masuk ke dalam rumah. Mereka terkejut, mendapati keempat korban dalam keadaan tak bernyawa.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak