alexametrics

Pengamat Nilai Fit and Proper Test Cawagub DKI Bagus-bagus Saja

loading...
Pengamat Nilai Fit and Proper Test Cawagub DKI Bagus-bagus Saja
Pengamat politik dari UHAMKA Mukhlish Muhammad Maududi menilai fit and proper test sah-sah saja dilakukan bagi cawagub DKI. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kegiatan fit and proper test cawagub DKI yang diajukan oleh Partai Gerindra menuai pro kontra. Bahkan rekan koalisinya yakni PKS pun tidak sepakat dengan hal tersebut.

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (UHAMKA) Mukhlish Muhammad Maududi menilai fit and proper test sah-sah saja dilakukan bagi cawagub DKI.

“Jika fit and proper test dilihat sebagai proses komunikasi politik untuk menggali dan mendapatkan kesamaan pandangan untuk mewujudkan visi dan misi Gubernur bagus-bagus saja dilakukan," kata Mukhlish saat dihubungi SINDOnews, Kamis (8/11/2018).

Lebih lanjut, Mukhlish menambahkan bahwa pengujian kelaikan cawagub penting dilakukan guna melihat komitmennya membangun Jakarta bersama Anies Baswedan.

"Fit and proper test ini untuk melihat lebih dalam dan objektif mengenai komitmen mendapingin Gubernur untuk merealisasikan semua janji-janji dalam kampanye terdahulu," terang Mukhlish.

Ia melanjutkan tak hanya komitmen, cawagub DKI harus paham permasalahan Ibu Kota.

"Bacagub juga harus memiliki pengetahuan tentang Jakarta dan masalah-masalah yang melingkupinya," tutupnya. (Baca Juga: Tentukan Cawagub, Gerindra Ngotot Harus Melalui Fit and Propert Test)
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak