alexametrics

Pengamat: Pemkot Bekasi Kerap Minta Dana Hibah dengan Berbagai Istilah

loading...
Pengamat: Pemkot Bekasi Kerap Minta Dana Hibah dengan Berbagai Istilah
Kantor Pemerintahan Kota Bekasi.Foto/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dinilai akna terus meminta dana hibah kepada Pemprov DKI jakarta dengan berbagai istilah. Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti Nirwono Joga heran dengan sikap Pemkot Bekasi yang meminta uang hibah dengan dalih kompensasi bau.

Nirwono mempertanyakan sampai kapan Bekasi terus meminta uang tersebut kepada DKI. Karena menurutnya hal itu tidak menyelesaikan masalah lingkungan yang ada. Antara kedua belah pihak, lanjutnya, perlu pembicaraan khusus terkait strategi dalam menangani permasalahan sampah yang ada.

"Ya pasti akan terus minta uang dana hibah dengan berbagai istilah, sampai kapan? Untuk itu harus ada strategi khusus tersebut. Untuk benar-benar menuntaskan masalah sampah di DKI. Apalagi kontrak dengan TPA Bantargebang hingga 2029 yang tinggal 10 tahun lagi," tambahnya.

Nirwono menilai, setelah terus meminta uang hibah, tidak ada dampak siginifikan dalam hal pengelolaan sampah di Bekasi sendiri."Ya betul (ujung-ujungnya uang hibah). Sekarang yang juga perlu ditanyakan kepada Pemkot Bekasi, bagaimana penanganan dan pengelolaan sampah Bekasi selama ini?" ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak