Tak Pakai Masker Dominasi Pelanggar PSBB di Jakarta Timur

loading...
Tak Pakai Masker Dominasi Pelanggar PSBB di Jakarta Timur
Petugas Satpol PP menggelar razia masker di sejumlah lokasi di Jakarta Timur. Hingga kini, pelanggar PSBB Transisi masih didominasi masyarakat yang tidak mengenakan masker. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Penggunaan masker di tengah wabah pandemi Covid-19 masih menjadi kendala bagi masyarakat di wilayah Jakarta Timur. Peraturan yang mewajibkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah belum sepenuhnya berjalan baik.

Kasatpol PP Jakarta Timur Budhy Novian mengatakan, saat razia digelar banyak pelanggaran yang dilakukan warga karena tak terbiasa menggunakan masker. "Mereka (pelanggar) sebenarnya membawa masker, tapi enggak dipakai. Alasannya pengap dan lain-lain," kata Budhy saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Jumat (14/8/2020). (Baca juga: Rp113 Juta, Hasil Denda Razia Masker di Jakarta Timur Selama PSBB Transisi)

Budhy menyatakan, berdasarkan hasil penindakan Kecamatan Cakung dengan wilayah terpadat di Jakarta Timur menjadi penyumbang pelanggaran terbanyak. Hal itu dapat dibuktikan dari denda administrasi yang dikumpulkan dalam satu hari penindakan di Kecamatan Cakung mencapai Rp700.000-Rp1,2 juta. "Kebanyakan pelanggar bapak-bapak, dewasa laki-laki. Dari hasil penindakan sejauh ini alau yang perempuan justru jarang melanggar," ujarnya. (Baca juga: Masyarakat Tidak Menggunakan Masker pada Masa PSBB Transisi Meningkat)

Budhy menambahkan, hingga kini pelanggaran masih banyak dijumpai di Jalanan ketimbang di pusat keramaian seperti pasar. Kesadaran akan bahayanya virus Corona dikalangan pedagang dan ibu-ibu yang biasa berbelanja menunjukan hasil yang lebih baik. "Kalau untuk kepatuhan warga mengenakan masker di pasar sudah tertib. Baik dari pedagang dan pembeli pasar sudah mengenakan masker," katanya.

(cip)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top