alexametrics

Gara-gara Ban Serep, Sopir Mikrolet di Bekasi Nyaris Tewas

loading...
Gara-gara Ban Serep, Sopir Mikrolet di Bekasi Nyaris Tewas
Masyarakat tengah berjalan di depan Mikrolet jurusan Bekasi-Kampung Melayu di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Sopir Mikrolet jurusan Bekasi-Kampung Melayu menjadi korban pembacokan yang dilakukan temannya sendiri di Sub Terminal Kayuringin, Sabtu (22/9/2018) dini hari. Antoni Hutabarat nyaris tewas akibat pembacokan yang dilakukan BJ.

Pembacokan itu diduga gara-gara ban serep. Akibat pembacokan itu, Antoni langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum daerah (RSUD) Bekasi.

Awalnya, korban Antoni kehilangan ban serep yang disimpan di terminal. Setelah seharian dicari, ban tersebut diketahui dipakai rekannya berinisial BJ.

Korban kemudian mendatangi pelaku untuk meminta kembali ban serep. Rupanya pelaku BJ tidak terima dengan teguran korban.

Malam harinya, BJ mengajak duel korban. Pelaku yang sudah membawa celurit langsung membacok Antoni di bagian punggung. Korban yang terkapar dibawa rekan-rekannya ke RSUD Bekasi.

"Dia ambil ban saya, pagi saya cari. Malamnya saya dibacok. Terus dia kabur," kata Antoni di RSUD Bekasi, Sabtu (22/9/2018).

Polisi yang mendapat laporan atas peristiwa itu langsung menyelidiki dengan meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk korban Antoni. Saat ini kasus tersebut ditangani Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak