alexametrics

Perampok dan Penyekap Wanita Cantik di Kemayoran Ternyata Residivis

loading...
Perampok dan Penyekap Wanita Cantik di Kemayoran Ternyata Residivis
Foto: Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Polisi menangkap lima perampok dan penyekap wanita cantik bernama Salma Nabila (20) di Sumur Batu, Cempaka Putih. Lima pelaku yakni HW (29), EG (22) , WR (21) dam DL (26).

Kapolsek Kemayoran Kompol Saiful Anwar mengatakan, mereka ada yang pelaku utama, WR dan DL. Sementara sisanya penerima uang. Dalam penangkapan ini, disita botol saus yang dipakai memukul korban, pisau dan kartu ATM.

Penangkapan terhadap pelaku merupakan hasil kerjasama dengan pihak bank yang ATM korban diambil pelaku. Dimana pelaku ini mencairkan ATM korban dan mentransfer uang sebanyak Rp21.200 ke rekening pelaku.

Menurutnya, setelah dilakukan penangkapan pelaku HW yang merupakan pihak penerima transfer, lalu ditangkap EG, dan WR di kawasan Harapan Mulia, Kemayoran, Kamis 13 September 2018 kemarin.



"Kebetulan pelaku berdekatan dengan rumah korban. Mereka ini pengangguran dan mengaku tak mengenal korban," ujarnya pada wartawan, Jumat (14/9/2018)

Motif para pelaku murni pencurian dibuktikan dengan adanya transferan uang. Mereka bisa tahu nomor PIN korban karena pada saat melakukan pencurian, mereka langsung bertanya ke korban secara paksa nomor ATM-nya sengan diancam pakai botol dan dibenturkan kepalanya.

Modus yang dilakukan pelaku cukup unik, mereka mengintai rumah korban dari luar. "Kalau lampunya itu dihidupkan kembali berarti ada orangnya. Kebetulan pada malam itu mereka menurunkan sekringya lampu, mati dan mereka langsung masuk. Kebetulan rumahnya acak. Ini modus lama, karena mereka memastikan apakah di dalam rumah ada penghuninya atau tidak," tuturnya.

Alasan Salma dianiaya karena dia beteriak. Bahkan, tangan korban disayat-sayat pakai pecahan botol kemudian kepala korban sempat dibenturkan ke dinding. Sementara, belum ada percobaan pemerkosaan.

Salah satu pelaku, WR tersangka pernah ditahan di Polsek Kemayoran karena kasus yang sama. Maka itu polisi memberikan tips kepada masyarakat, salah satunya mengunci pintu dan berteriak minta tolong jika ada yang mengancam.

Para pelaku dijerat dengan PasalĀ  365 KUHP dengan ancaman kurungan diatas lima tahun. "Waktu itu kasus 363 . Beda modusnya dengan kasus ini," katanya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak