alexametrics

PT KAI Daop 1 Jakarta Rencanakan Relokasi Masjid At-Tanwir Stasiun Gambir

loading...
PT KAI Daop 1 Jakarta Rencanakan Relokasi Masjid At-Tanwir Stasiun Gambir
Pelayanan terbaik bagi pelanggan kereta api tidak hanya diberikan lewat layanan angkutan penumpang saja, melainkan juga melalui fasilitas yang di area stasiun, seperti fasilitas untuk ibadah. SINDOnews/Komaruddin Bagja Arjawinangun
A+ A-
JAKARTA - Pelayanan terbaik bagi pelanggan kereta api tidak hanya diberikan lewat layanan angkutan penumpang saja, melainkan juga melalui fasilitas yang di area stasiun. Salah satunya pelayanan fasilitas untuk kebutuhan ibadah.

Di Stasiun Gambir sendiri disediakan musala khusus penumpang KA yang terletak di pintu masuk sebelah utara, hall lantai 1, dan masjid di dekat area parkir selatan.  Kedua musala tersebut total dapat menampung 96 orang.

Musala di sebelah utara dapat menampung 11 orang, sedangkan musala yang berada di lantai 1 dapat menampung 65 orang, dengan tambahan 20 orang di lorong sehingga total 85 orang. Sementara untuk masjid sendiri berkapasitas 235 orang.

Fasilitas tempat ibadah di area stasiun diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan No 48/2015 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api. Merujuk pada Permen Perhubungan tersebut, keberadaan musala di stasiun Gambir pun telah dibangun dengan memenuhi standar yang juga tertuang dalam Surat Keputusan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) No.: PER.U/KB.101/VI/12/KA-2017 Tentang: Pedoman Standarisasi Fasilitas Musala di lingkungan Stasiun Kereta Api.  



"Seiring berjalannya waktu dan guna terus memenuhi kebutuhan ibadah penumpang KA dan pengunjung stasiun Gambir, maka diselenggarakan pembangunan Masjid At-Tanwir yang berdiri sampai saat ini di area parkir Selatan," ungkap Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Edy Kuswoyo lewat keterangan persnya, Rabu (12/9/2018).

Dia menambahkan, kehadiran jamaah beribadah di Masjid At-Tanwir terus mengalami pelonjakan khususnya pada saat ibadah salat Jumat. Hal ini mengakibatkan sebagian jemaah harus beribadah sampai keluar area masjid.

Meski sejak awal didirikan Masjid At Tanwir bukan diperuntukkan bagi masyarakat umum layaknya masjid pada umumnya, melainkan bagi penumpang KA atau pengunjung Gambir, namun melihat peningkatan jumlah jamaah tersebut PT KAI Daop 1 Jakarta tidak tinggal diam.

"Perbaikan terus dilakukan dengan menambah fasilitas masjid, yaitu menambah atap canopy. Namun, usaha memberi kenyamanan bagi jamaah yang salat di Masjid At-Tanwir masih dirasa kurang, terutama pada saat ibadah salat Jumat," lanjutnya.

Guna mengakomodir jamaah yang ingin beribadah di masjid At-Tanwir khususnya saat ibadah salat Jumat tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta pun telah merencanakan relokasi masjid At-Tanwir dari area parkir Selatan ke area Utara. Hal ini tak lepas dari peningkatan penumpang Stasiun Gambir dari tahun ke tahun.

“Perencanaan relokasi dan pembangunan masjid di stasiun Gambir ini masih terus berjalan dan diharapkan akan memberi kenyamanan bagi penumpang KA atau pengunjung stasiun Gambir yang ingin beribadah,” tutupnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak