alexametrics

Pascabentrok, Dua Ormas Ini Langsung Berdamai

loading...
Pascabentrok, Dua Ormas Ini Langsung Berdamai
Kapolsek Pamulang Kompol Endang Sukmawijaya mengatakan, kedua kelompok massa telah berdamai. (Foto/Hasan Kurniawan/Koran SINDO/Dok)
A+ A-
TANGSEL - Jalan Siliwangi, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, mencekam akibat bentrok dua kelompok organisasi masyarakat (ormas) sepanjang sore.

Setelah puluhan menit terlibat aksi saling bacok di jalanan, kedua kelompok massa yang kerap terlibat gesekan ini pun akhirnya bisa didamaikan oleh aparat kepolisian.

Kapolsek Pamulang Kompol Endang Sukmawijaya mengatakan, kedua kelompok massa telah berdamai. Proses mediasinya disaksikan langsung Waka Polres Tangsel.

"Tadi yang mendamaikan Waka Polres Tangsel dan saya juga hadir. Mereka sudah bisa tertawa bareng sekarang. Tadi sempat bacok-bacokan," kata Endang, Selasa (11/9/2018) malam.

(Baca juga: Polisi Umbar Tembakan Bubarkan Bentrok Dua Ormas di Pamulang)




Dijelaskan Endang, proses mediasi dan perdamaian itu menghasilkan beberapa poin penting yang diantaranya, saling menjaga keamanan di Kota Tangsel.

"Perjanjian ini dituangkan di atas hitam dan putih. Jika salah satu pihak ada yang melanggar, maka akan kami tindak secara hukum. Proses akan dilakukan," jelasnya.

Meski kedua kelompok massa di lokasi telah membubarkan diri, Endang mengaku pihaknya akan tetap melakukan pemantauan gerakan kedua ormas itu.

"Kami akan terus melakukan pemantauan, jangan sampai terjadi bentrokan lagi dan meluas ke sejumlah daerah. Hingga saat ini, petugas masih siaga di lokasi," tukasnya.

Dirinya juga menyampaikan, dalam bentrok itu tidak ada kerugian dari masing-masing ormas seperti korban luka, maupun korban jiwa. Semua cepat diatasi oleh polisi.

"Tidak ada korban. Tidak benar itu. Warga kan tidak di tengah lapangan langsung. Yang ada di tengah bentrokan itu kan kami, petugas kepolisian," sambungnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak