alexametrics

Budi Karya Semangati Peserta Diklat di BP2IP Tangerang

loading...
Budi Karya Semangati Peserta Diklat di BP2IP Tangerang
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyambangi Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang. Foto/Istimewa
A+ A-
TANGERANG - Menutup rangakian kerjanya di akhir pekan, Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyambangi Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang.

Menhub menjadi Inspektur Upacara pembukaan dan penutupan diklat pemberdayaan masyarakat yang diadakan oleh BP2IP dan STPI Curug.

"Program pendidikan dan pelatihan ini dilakukan untuk lebih dari 100.000 orang di Indonesia, dengan sasaran masyarakat yang berada di wilayah sekitar," kata Menhub Budi Karya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/8/2018).

Budi mengatakan pembekalan ini satu kepedulian Kemenhub untuk program pemberdayaan masyarakat. Presiden Jokowi menginginkan pemuda-pemuda Indonesia untuk diberikan kesempatan bekerja.

"Saya berharap setelah mendapat pelatihan para pemuda ini bisa bersaing di dunia kerja. Dan saya yakin peserta ini adalah yang terbaik dan memiliki komptensi di bidangnya masing-masing," ujarnya.

Seperti diketahui, Budi Karya adalah Menhub pertama yang menyambangi BP2IP di Kabupaten Tangerang, Banten. Menhub juga mengatakan, setelah mendapatkan pembekalan atau ilmu sesuai kompetensinya, para peserta ini mendapat pekerjaan yang baik.

"Peserta yang terpilih mengikuti diklat adalah masyarakat sekitar yang memang mempunyai bakat dan memiliki motivasi tinggi dalam bekerja, kita utamkan yang belum bekerja," tegasnya. Dia juga berharap, program ini akan rutin dilakukan setiap tahun.

Diketahui dalam program ini, selain diberikan pendidikan praktis yang berkaitan dengan sektor laut, darat dan udara peserta juga dibekali dengan ilmu keterampilan yang dibutuhkan masyarakat.

Peserta diklat pemberdayaan masyarakat dari STPI berjumlah 208 orang dan dari BP2IP berjumlah 215 orang. Para peserta diklat STPI telah menjalani pelatihan selama 9 hari kerja, terhitung sejak tanggal 30 Juli 2018 sampai dengan 9 Agustus 2018.

Sementara untuk peserta diklat dari BP2IP akan menjalankan diklat selama 8 hari kerja untuk pendidikan Basic Safety Training (BST), 4 hari kerja untuk pendidikan Advance Fire Fighting (AFF), dan 1 hari kerja untuk pendidikan Security Awarness Training (SAT).

"Saya berharap agar apa yang dilakukan kepada peserta diklat dapat menjadikan lebih banyak masyarakat yang produktif dan memiliki daya saing tinggi," tutupnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak