alexametrics

Wajah Baru Lapangan Banteng, Dijamin Betah Menikmati Angin Sepoy-sepoy

loading...
Wajah Baru Lapangan Banteng, Dijamin Betah Menikmati Angin Sepoy-sepoy
Kondisi terkini taman Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, setelah direvitalisasi. Foto: KORAN SINDO/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Warga Jakarta kini punya alternatif tempat bermain untuk sekedar menghilangkan pengat di akhir pekan ini, yakni Lapangan Banteng di Jakarta Pusat. Udara sejuk saat ini sangat terasa ketika menginjakkan kaki di sana.

Tiupan angin sepoy-sepoy membuat suasana kian nyaman, ditambah rumput bergoyak mengikuti irama angin. Percikan air menyiram rumput semakin membuat hati kian tenang berada di taman kota itu.

Saat KORAN SINDO mendatangi Lapangan Banteng kemarin, sekalipun udara siang menyengat, namun pohon pohon di sana yang teduh membuat cuaca panas tak begitu terasa. Pohon menutupi sedikit cahaya matahari di sisi Selatan lapangan, bangku-bangku taman menjadi sandaran melepas lelah.



Pohon itu tak berdiri kokoh diantara rumput rumput hijau. Bunga berwarna kuning yang kontras tampak menyejukan mata. Tanaman itu tampak serasi dengan patung monumen pembebasan Irian Barat. Tampak perkasa melihatnya dari bawah.

Kondisi Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, kini memang tampak berubah setelah direvitalisasi sejak 2017. Suasana nyaman, tenteram, hingga damai tampak terasa. Tak ada lagi riuh-riuh pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan dagangannya di sana.

Wajah Baru Lapangan Banteng, Dijamin Betah Menikmati Angin Sepoy-sepoy


Bangunan beton-beton masih terlihat kokoh. Marmer-marmer di galeri tepat di bawah patung tampak mengkilap. Cahaya terang dari sudut lampu menulis ukiran relief para tokoh nasional.

Lapangan yang menjadi monumen pembebasan Irian Barat itu tampak ciamik. Lapangan bola di sisi Utara juga terlihat siap digunakan. Walaupun memang tak semegah Stadion Gelora Bung Karno, tapi adanya tribun bakal membuat pemain yang bermain kian semangat. Imijanasi riuh penonton terlintas datang.

Di pinggir lapangan, arena lari dengan tanah merah membuat kaki tak sabar melangkah cepat. Di sisi Barat lapangan bola, terdapat sejumlah arena bermain anak, ada seluncur, ayunan, hingga permainan ketangkasan melewati lubang-lubang gorong-gorong.

Wajah Baru Lapangan Banteng, Dijamin Betah Menikmati Angin Sepoy-sepoy


Tak jauh dari situ, ada pula dua lapangan basket. Suasana tampak berbeda terlihat di dekat monumen Patung. Tribun penonton yang menghadap air mancur membuat cara yang nyaman untuk bersantai sembari menikmati minuman.

Bak panggung acara Hollywood, di tengah air mancur ada pula jalan setapak selebar dua meter. Jalan ini catwalk dalam pertunjukan fashion show. Apabila malam hari, pengelolah menyalakan air mancur. Kilauan lampu warna warni yang menyorot senburan air menjadi pemandangan menyejukkan hati.

Masih di sekitaran monumen, terdapat pula dua ruang besar yang di jadikan galeri. Lampu menyorot ke tembok terlihat menjadi galeri yang suatu saat bisa menjadi pajangan lukisan.

Terdapat sejumlah anak tangga di sisi Utara monumen. Tangga ini cukup tinggi dan mampu melihat seisi Lapangan Banteng yang memiliki luas sekitar 10 hektare (ha).

Wajah Baru Lapangan Banteng, Dijamin Betah Menikmati Angin Sepoy-sepoy


Tini (15), salah seorang pelajar SMP di Jakarta tampak bahagia saat berada di tempat itu siang tadi. Bersama dengan lima temanya, ia tampak asyik bermain di arena bermain anak.

“Ini pertama kali ke sini. Rencananya sih pas awal masuk sekolah, tapi baru kesampaian sekarang,” ungkapnya.

Sebagai warga Jakarta, Tini mengaku bangga dengan kondisi Lapangan Banteng saat ini. Ia cukup senang karena lapangan ini menjadi tempat yang enak untuk olahraga, bermain, belajar, hingga berswafoto.

“Dulu mah enggak seindah ini, sekarang bagus banget. Di Instagram aja banyak banget yang pajang foto di sini dan bagus-bagus,” ucap siswi kelas 9 ini.

Sementara itu, Wahyu (27), petugas keamanan setempat mengaku wajah baru Lapangan Banteng membuatnya semakin semangat berjaga.

Kata dia, setiap harinya terdapat sembilan orang yang berjaga di kawasan ini. Dua orang di setiap pintu dan satu orang berkeliling taman. Ia saat itu berjaga di pintu masuk taman sisi Barat.

“Kami berjaga dari tangan-tangan jail (perusak). Biasanya suka ada yang coret-coret. Kalau PKL saya kurang tahu, belum ada arahan area ini bebas PKL atau tidak,” ucapnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta rencananya meresmikan wajah baru Lapangan Banteng pada Rabu 25 Juli 2018 mendatang. Meski demikian, warga dipersilakan untuk beraktivitas di sana.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak