alexametrics

Beraksi di Keramaian, Penjambret Lukai Siswi SMP di Tangsel

loading...
Beraksi di Keramaian, Penjambret Lukai Siswi SMP di Tangsel
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
TANGERANG SELATAN - Pelaku kejahatan kian tidak mengenal tempat dan belas kasih. Siapapun disasar, baik tua, muda, hingga siswa sekolah menengah pertama (SMP).

Seperti yang dialami oleh AH(14), siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang menjadi korban penjambretan di Jalan Bratasena Reni Jaya, Pondok Benda, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Penjambretan terjadi pada Rabu kemarin sekitar pukul 14.50 WIB. Ketika itu AH tengah menunggu teman sambil memainkan handphon di pinggir jalan.

Suasananya sebenarnya cukup ramai dengan masyarakat yang berlalu-lalang. Tiba-tiba, muncul dua pelaku mengendarai sepeda motor dan berhenti tepat di depan AH.

"Salah satu pelaku langsung merebut HP korban," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel, AKP Alexander Yurikho Hadi, kepada wartawan, Kamis (12/7/2018). (Baca juga: Dihantui Wajah Korban, Penjambret Penumpang Ojol Menyerahkan Diri)

Korban sempat berupaya sekuat tenaga memertahankan ponsel miliknya. Mendapat perlawanan membuat pelaku makin kalap, sehingga menarik dengan keras tangan korban dan membuatnya terjatuh.

Karena tak berdaya lagi, siswi malang itu lantas berteriak meminta pertolongan dari warga sekitar. "Kejadiannya cepat. Jadi sempat terjadi tarik-menarik hingga mengakibatkan jari tangan korban terluka," jelas Alex. (Baca juga: Bandit Jalanan Marak, Polisi Gelar Operasi Khusus Selama Sebulan)

Melihat aksi penjambretan itu, warga lantas mengejar para pelaku yang tancap gas dengan sepeda motor. Beruntung tak jauh dari tempat kejadian perkara (TKP), ada sejumlah personel Unit Reskrim Polsek Pamulang sedang menggelar Operasi Cipta Kondisi. Petugas lalu memburu kedua begundal tersebut.

"Setelah dilakukan pengejaran, salah satu pelaku berhasil ditangkap. Sedangkan satu pelaku lain berhasil kabur," imbuhnya. (Baca juga: Ditangkap setelah Dikepung, Warga Bacok Kepala Pelaku Jambret)

Pelaku yang tertangkap diketahui bernama Hadi Ismanto (22). Dia bertugas mengeksekusi korban yang menjadi target sasaran. Sementara satu pelaku lain yang masih buron bernama Abdul Manad. Tugasnya adalah sebagai joki motor saat aksi penjambretan dilakukan.

Atas kejadian itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya ponsel korban serta sepeda motor yang digunakan pelaku dalam beraksi. Kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 355 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak