alexametrics

Gembong Begal Bersenpi Jaringan Lampung Tewas Ditembus Timah Panas

loading...
Gembong Begal Bersenpi Jaringan Lampung Tewas Ditembus Timah Panas
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan saat menunjukan sejumlah barang bukti kasus begal di RSUD Kota Tangerang, Rabu (11/7/2018). Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
A+ A-
TANGERANG - Seorang gembong begal sadis bersenjata api, tewas ditembak petugas Polresto Tangerang Kota. Pria asal Lampung Timur, berusia 18 tahun, berbadan kurus bernama Riski alias Gendut ini, terpaksa ditembak karena melawan petugas.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Harry Kurniawan mengatakan, Gendut merupakan pemain lama. Meski usianya masih sangat muda, namun pengalamannya memetik kendaraan bermotor di jalan sudah puluhan kali, rekam jejak kejahatannya cukup panjang.

"Aksi kawanan begal ini sangat sadis. Mereka tidak pernah segan-segan melukai korbannya, baik dengan senjata api maupun dengan menggunakan senjata tajam," kata Harry, di Kamar Jenazah RSUD Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (7/11/2018).

Ditambahkan dia, kawanan begal asal Lampung ini beraksi di wilayah Kota Tangerang. Mereka biasa menjual motor hasil curiannya di grup Facebook. Hingga kini, sudah puluhan jenis motor yang berhasil dijual kawanan itu melalui jejaring sosial.

"Total pelaku ada tiga orang. Dua sebagai pemetiknya dan kurir, satu lagi sebagai penadah. Pelaku pertama yang berhasil kami tangkap bernama Yogi di Tekluknaga. Kedua Gendut, dan ketiga Opang yang menjadi penadahnya, di Serang, Banten," jelasnya.

Dari tangan ketiganya, petugas berhasil mengamankan tujuh unit motor, uang tunai sebesar Rp2,7 juta hasil penjualan motor, dua unit HP, satu gagang kunci leter T, dan tujuh lembar STNK asli motor yang berhasil dibegalnya di jalanan Kota Tangerang.

"Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal berlapis Pasal 363 KUHP dan 480 KUHP Tentang Pencurian dengan Pemberatan dan Penadahan. Ancaman hukumannnya tujuh tahun penjara. Saat ini, kami masih memburu seorang DPO lainnya," katanya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak