alexametrics

Pleno KPU Tangerang, Arief-Sachrudin Menang dengan 609.428 Suara

loading...
Pleno KPU Tangerang, Arief-Sachrudin Menang dengan 609.428 Suara
Arief R Wismansyah-Sachrudin saat menghadiri Rapat Pleno Terbuka Penghitungan Rekapitulasi Pilkada Kota Tangerang 2018. Foto/Hasan Kurniawan/KORAN SINDO
A+ A-
TANGERANG - Pasangan tunggal Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang 2018 Arief R Wismansyah-Sachrudin dinyatakan menang oleh KPU Kota Tangerang.

Dari 1.027.522 pemilih, partisipasi warga mencapai sebanyak 723.104 suara. Dari jumlah itu, Arief-Sachrudin meraih 609.428 suara, kotak kosong 102.386 suara, dan 11.290 suara dinyatakan tidak sah.

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane mengatakan, dari total 1.027.522 suara, sebanyak 514.146 pemilih begender laki-laki, dan sebanyak 513.378 perempuan.

"Dengan ini hasil pleno penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang 2018, dengan ini dinyatakan sah," kata Sanusi di KPU Kota Tangerang, Rabu (4/7/2018).

Ditambahkan Sanusi, tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada Kota Tangerang 2018 ini di luar target yang ditetapkan oleh KPU sebesar 78%, yakni sebesar 71%.

Meski demikian, diakui Sanusi, partisipasi ini meningkat sebanyak 3% dari Pilgub 2017. Jika dikalkulasikan se Provinsi Banten, tingkat partisipasi pemilih di Kota Tangerang masih menjadi yang tertinggi. (Baca juga: Lawan Kotak Kosong, Arief-Sachrudin Klaim Sudah Raih 592 Ribu Suara)

"Alhamdullilah, pleno sudah selesai kami lakukan. Hasilnya, tadi ada perbaikan yang harus kami lakukan. Panwas dan saksi paslon juga sudah menyepakati. Mudah-mudahan ini bisa kita tetapkan," jelasnya.

Ditanya kapan penetapan itu, Sanusi mengaku pihaknya akan menunggu hasil putusan MK, apakah ada gugatan atau tidak. Gugatan hanya bisa dilakukan oleh pemantau, tiga hari setelah pleno ini.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim menambahkan, ada beberapa catatan kritis pihaknya soal Pilkada Kota Tangerang 2018 yang harus disikapi.

"Seperti catatan salah tulis, soal angka dan hitungan. Tetapi sudah terkoreksi jauh paska penghitungan di tingkat kecamatan yang artinya hari ini sudah diselaraskan dan sudah divalidasi KPUD," paparnya.

Secara umum, pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang 2018 calon tunggal ini berjalan cukup lancar. Meski ada kejadian menonjol hilangnya suara 54 warga di RS.

"Meski masuk pidana, tetapi KPUD Kota Tangerang telag cepat menjalankan hasil rekomendasi kita. Terkait itu, hal yang pertama hak konstitusi warga bisa dijalankan dan tertunaikan," sambungnya.

Penghitungan tingkat kota ini disaksikan langsung oleh Arief-Sachrudin. Kepada wartawan, Arief mengaku, berterima kasih atas dukungan warga di Pilkada 2018.

"Ini menjadi modal kita bersama untuk bisa melanjutkan pembangunan Kota Tangerang, menjadi kota yang sejahtera, berakhlakul karimah. Sehingga menjadi kota yang maju dan sejahtera," jelasnya.

Arief mengaku, tidak menyangka jika pemilihnya bisa lebih tinggi dari target 50% plus 1, yang telah ditetapkannya. Bahkan? mencapai hingga lebih dari 70% pemilih.

"Ya, sudah. Alhamdulillah sangat puas. Karena target kita cuman 50 plus satu. Jadi ini bonusnya sudah banyak. Sekarang saatnya kita bekerja sama membangun Kota Tangerang lebih baik lagi," tukasnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak