alexametrics

Divonis Mati, Aman Santai Sembari Lambaikan Tangan ke Hakim

loading...
Divonis Mati, Aman Santai Sembari Lambaikan Tangan ke Hakim
Aman Abdurrahman santai menanggapi vonis mati yang dijatuhkan kepada dirinya. Kuasa hukum mengatakan piker-pikir apakah mengajukan banding atau tidak. Foto/Dok. SINDOphoto/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Majelis hakim PN Jakarta Selatan telah menjatuhkan vonisnya pada terpidana tindak pidana terorisme Aman Abdurrahman dengan hukuman pidana mati. Usai mendengarkan vonis tersebut, Aman masih tampak santai sembari melambaikan tangannya.

Usai pembacaan vonis, majelis hakim sempat bertanya pada Aman dan kuasa hukumnya terkait vonis mati yang diberikan pada Aman, apakah bakal mengajukan banding ataukah tidak. "Bagaimana, banding atau menerima, atau pikir-pikir? Tak usah komentar," kata Ketua Majelis Hakim Ahmad Zaini di PN Jakarta Selatan, Jumat (22/6/2018).

Mendengar hal tersebut, Aman tampak bereaksi dengan enteng dan santai. Dia juga melambaikan tangannya kepada majelis hakim. Tidak diketahui pasti apa maksud lambaian tangan tersebut lantaran Aman tidak berkata apa-apa. (Baca juga: Hakim Jatuhkan Vonis Mati Terhadap Aman Abdurrahman)

Sedang tim kuasa hukum Aman, Asrudin Hatjani mengatakan, pihaknya bakal berpikir-pikir dahulu sebelum memutuskan akan mengajukan banding ataukah menerima vonis tersebut. "Pikir-pikir dahulu," katanya. (Baca juga: Sidang Vonis Aman Abdurrahman, Pekerja Media Dilarang Bawa HP dan Alat Perekam)

Usai palu diketuk, Aman pun langsung dikawal dan dikelilingi dengan ketat oleh anggota kepolisian bersenjata lengkap. Aman lantas digiring ke dalam mobil tahanan untuk dibawa pergi dari PN Jakarta Selatan.
(poe)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak