alexametrics

Kabar Gembira, Tunjangan Guru PAUD di Jakarta Segera Naik

loading...
Kabar Gembira, Tunjangan Guru PAUD di Jakarta Segera Naik
DPRD sepakat meningkatkan kesejahteraan guru PAUD di Jakarta. Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Ini kabar gembira buat guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Jakarta. DPRD DKI sepakat untuk meningkatkan kesejahteraan guru PAUD di Ibu Kota.

Rencana peningkatan kesejahteraan guru PAUD tersebut telah dituangkan dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan yang sedang dibahas di DPRD.

"Yang terpenting dalam raperda itu adalah efektifitas penyempurnaan pendidikan sampai ke PAUD," ujar Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana, Rabu (16/5/2018).

Pria yang akrab disapa Haji Lulung ini mengatakan, masalah kesenjangan guru PAUD merupakan salah satu aspirasi yang kerap disampaikan warga saat anggota Dewan melakukan reses. Untuk diketahui, gaji guru PAUD di Jakarta selama ini hanya beritar Rp300 ribu-1 juta.



Karena itu, kata Lulung, Dewan langsung membahas Raperda tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan, setelah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pidatonya dalam rapat paripurna.

"Setelah itu langsung kami gelar RDPU dan serahkan kepada Pansus untuk dibahas pasal per pasalnya," tandasnya.

Diketahui, Gubernur Anies Baswedan beberapa waktu lalu menjanjikan akan lebih banyak bantuan untuk guru PAUD di Jakarta. Hal ini juga merupakan janji politik Anies saat kampanye. (Baca juga: Anies: Tunjangan Guru PAUD Setara UMP Jakarta)

Saat mengukuhkan Bunda PAUD yang merupakan istrinya, Fery Farhati Ganis, pada 16 November 2017 lalu, Anies kembali menegaskan keseriusannya meningkatkan kualitas pendidikan PAUD di seluruh wilayah Ibu Kota. (Baca juga: Anies Bakal Keliling Melihat Perkembangan PAUD di Daerah Kumuh)
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak