alexametrics

Sempat Ditolak Warga, Kodam Jaya Berhasil Kosongkan 10 Rumah

loading...
Sempat Ditolak Warga, Kodam Jaya Berhasil Kosongkan 10 Rumah
Truk milik TNI mengangkut barang-barang warga yang rumahnya berhasil dikosongkan. Foto/Ari Sandita Murti/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Meski sempat terjadi kericuhan di Jalan TL Kostrad, Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, saat Kodam Jaya melakukan pengosongan rumah dinas Prajurit TNI AD yang pensiun di Asrama Kodam Jaya Tanah Kusir, mereka yang tinggal di rumah itu akhirnya merelakan rumah untuk dikosongkan.

Asisten Logistik Kodam Jaya/Jayakarta Kolonel Czi Tri Hascaryo mengatakan, pengosongan itu dilakukan pada warga yang tak berhak di KPAD Tanah Kusir, penertiban juga dilakukan sesuai prosedur dengan memberikan SP sebanyak tiga kali dan SP tambahan. Namun, mereka tetap tak mengindahkannya hingga saat ini.

Sempat Ditolak Warga, Kodam Jaya Berhasil Kosongkan 10 Rumah

Adapun mereka yang berhak menempati itu, kata dia, anggota aktif, purnawirawan, dan janda, sedang anak-anaknya tak mendapatkan hak itu. Di samping itu, kata dia, rumah itu kerap disalahfungsikan penghuninya dengan dikontrakan, padahal prajurit Kodam Jaya saja hingga kini masih banyak yang kekurangan fasilitas tempat tinggal.

"Sempat terjadi reaksi dari warga dengan unjuk rasa, itu wajar namanya rumah terusik kan pasti ada perlawanan. Namun kita negosiasi, kita dorong dan syukur semua warga kembali ke rumahnya serta yang ditertibkan saat ini sedang diangkut barang-barangnya," ujarnya pada wartawan, Rabu (9/5/2018).

Menurut Tri, pihaknya akan mengantarkan mereka dan barang-barangnya yang ditertibkan itu sesuai kemauannya, termasuk bila minta diantar ke Bogor ataupun Bandung. Adapun yang dikosongkan saat ini sebanyak 10 rumah, masih ada lagi rumah-rumah yang bakal dikosongkan nantinya, tapi dilakukan secara bertahap. (Baca: Bakar Ban, Warga Tolak Pengosongan Rumah di Tanah Kusir)

Sempat Ditolak Warga, Kodam Jaya Berhasil Kosongkan 10 Rumah

Berdasarkan pantauan, dalam pengosongan itu sempat terjadi penolakan yang dilakukan warga. Sejak subuh warga hendak menghadang anggota TNI masuk ke rumah yang akan dieksekusi. Warga juga sempat membakar ban dan memblokade jalanan hingga terjadi kemacetan.

Akibat gesekan itu, ada warga yang mengalami luka, Gisni (20) memar diduga sempat ditendang dan dipukul oknum anggota TNI. Asep (55) yang juga diduga mengalami luka di kepala karena terpukul tongkat oleh oknum TNI yang melakukan eksekusi, keduanya sempat dilarikan ke Puskesmas Kebayoran Lama.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak