alexametrics

Sama-sama Terluka, Pasangan Homo di Tangerang Dibawa ke RS

loading...
Sama-sama Terluka, Pasangan Homo di Tangerang Dibawa ke RS
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
TANGERANG - Seorang remaja penyuka sesama jenis bernama Saiful Bahri, nyaris membunuh kekasihnya sendiri Bahrozi alias Puput, dengan sebilah golok.

Saiful membacok Puput berkali-kali, dan mengenai kepala, leher, telinga, tangan, dan perut. Saat diamankan petugas kepolisian, Saiful masih memegang golok berlumur darah.

Kasat Reskrim Polresto Tangerang Kota AKBP Deddy Supriadi mengatakan, peristiwa berdarah itu terjadi di salon tempat Puput bekerja, Desa Lebak Wangi, Sepatan Timur, Tangerang.



"Motifnya asmara. Tersangka dan korban saling kenal dan mempunyai hubungan asmara. Kemudian terjadi perselisihan," kata Deddy di Sepatan, Tangerang, Senin 7 Mei 2018.

Perselisihan yang berlanjut pertengkaran itu membuat Saiful naik pitam. Dia lalu mengambil golok dan mendatangi Puput yang tengah bekerja di salon.

"Korban kena bacok di belakang kepala, leher sebelah kiri di bawah telinga, perut sebelah kiri, dan jari manis serta jari telunjuk," tuturnya.

Dalam serangan itu, Puput melakukan sejumlah perlawanan. Dia bahkan sempat balik membacok Saiful. Namun, bacokan Puput berhasil ditangkap, hingga telapak tangan Saiful mengalami luka sobek.

"Setelah dibacok berulang-ulang, korban terduduk dan bersandar di tembok salon. Melihat kekasihnya bersimbah darah, Saiful syok dan berdiri mematung di dekat tubuh Puput tanpa suara," terang Deddy.

Perkelahian pasangan homo ini sempat diketahui warga. Karena letak Royal Salon, tempat Puput bekerja, berada di tengah Kampung Beureum yang padat penduduk.

"Saat diamankan polisi dan warga yang datang, Saiful tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya, pelaku dan korban yang sama-sama terluka parah itu dibawa ke rumah sakit," sambungnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak