alexametrics

Terkait Isu Rotasi, Sandiaga Minta Anak Buahnya Cuekin Ocehan DPRD

loading...
Terkait Isu Rotasi, Sandiaga Minta Anak Buahnya Cuekin Ocehan DPRD
Wagub DKI Sandiaga Uno. Foto: dok/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Isu perombakan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) membuat anggota DPRD DKI Jakarta mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI juga melakukan rotasi dengan mengganti beberapa kepala dinas (kadis) dan wali kota. Mereka mengeluarkan pernyataan itu melalui berbagai media, baik online, elektronik dan cetak.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno pun meresponnya dengan meminta kepada seluruh kadis dan wali kota tak mengindahkan ucapan anggota legislatif di berbagai media. Ia mengimbau untuk tetap fokus dalam melayani masyarakat.

Sandi mengatakan, pihaknya tak akan asal-asalan, ketika memutuskan mengganti posisi seseorang di suatu jabatan. Salah satu yang menjadi penilaiannya adalah kinerja mereka ketika menjadi pucuk pimpinan dari suatu dinas.

"Kerja saja. Kerja dan kita jangan terlalu hiraukan apa yang diungkapkan, apalagi yang diungkapkan selama ini lebih ke arah misalnya menuju like-dislike," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Sabtu (21/4/2018).



Politikus Partai Gerindra itu mengaku bakal menampung segala usulan dari berbagai pihak ihwal pergantian kadis dan wali kota. Namun, hal tersebut hanya sebatas masukan, tak sampai ke dalam pengambilan kebijakan.

Orang nomor dua di Ibu Kota itu memastikan kalau pergantian pucuk pimpinan SKPD itu berada di tangan dirinya dan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan. Sehingga, jangan ada yang berspekulasi kalau pihaknya akan menuruti kemauan dari teman-teman DPRD DKI.

"Tapi masukan dari masyarakat itu, teman-teman dewan tentunya menjadi catatan kita sendiri juga tapi tidak menentukan," jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya tak bisa memberitahu kepada publik soal waktu pergantian tersebut. Sebab, kini masih di dalam tahap evaluasi seluruh SKPD. Dalam waktu yang tepat, ia memastikan bakal mengumumkan secara transparan.

"Itu yang menjadi landasan kita untuk melakukan review, dan pada saatnya kita melakukan reshuffle," pungkasnya.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik mengatakan, dirinya mendesak kepada pemerintah daerah untuk mengganti Kadis Perumahan dan Permukiman Agustino Darmawan, Kepala Dinas Pendidikan Sopan Adrianto, dan empat wali kota, kecuali Wali Kota Jakarta Utara.

M. Taufik menilai mereka tak becus dalam mengelola anggaran yang telah digelontorkan. Sehingga tak aneh bila APBD DKI Jakarta selalu mengalami penyerapan yang rendah.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak