alexametrics

Sebelum Ditutup Besok, Exotic Sudah Stop Operasional sejak Minggu

loading...
Sebelum Ditutup Besok, Exotic Sudah Stop Operasional sejak Minggu
Diskotek Exotic di Jalan Pangeran Jayakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Foto: Ist
A+ A-
JAKARTA - Manajemen Diskotek Exotic menyatakan sudah menghentikan segala bentuk kegiatan operasional pasca terbitnya pencabutan Tanda Usaha Izin Pariwisata (TDUP) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta pekan lalu.

Staf Humas Diskotek Exotic, Tete Martadilaga, menyatakan, keseluruhan operasional diskotek yang berada di Jalan Pangeran Jayakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat, itu sudah tutup sejak Minggu 15 April 2018.

"Iya, benar, sebelum ditutup Pempov DKI besok kami sudah berhenti operasional dari hari Minggu," ujar Tete kepada wartawan, Selasa (17/4/2018). (Baca juga: Pemprov DKI Resmi Tutup Permanen Diskotek Exotic)

Saat ditanya bagaimana tanggapan pengelola atas pencabutan TDUP oleh Pemprov DKI itu, Tete dengan tegas menyatakan kecewa.

Alasannya, surat yang diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) menyatakan PT Exotic Paradise harus ditutup dalam waktu 5x24 jam terhitung sejak surat itu dikeluarkan. (Baca juga: Manajemen Tanda Tangani Berita Acara Penutupan Hotel Alexis)

"Padahal seharusnya SK dikeluarkan setelah hasil penyidikan dari kepolisian selesai. Ini ngeluarin SK sebelum ada hasil rekomendasi yang dikirimkan ke Pemprov pada Senin (16/4) kemarin," sebut Tete.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Edy Junaedi membenarkan telah mengeluarkan surat pencabutan TDUP Diskotek Exotic. Pemprov DKI bertindak tegas menyusul temuan narkoba di diskotek tersebut oleh BNN. (Baca juga: Soal 36 Diskotek Ada Narkoba, Anies Akan Temui Buwas)

Sebelumnya surat tersebut beredar di dunia maya. Surat bernomor 3262/-1.858.25 berisi pemberitahuan tekait TDUP kepada Diskotek Exotic dikirimkan pada Kamis 12 April 2018 lalu.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak