alexametrics

Jelang Libur Panjang, Okupansi Penginapan di Puncak Penuh Pesanan

loading...
Jelang Libur Panjang, Okupansi Penginapan di Puncak Penuh Pesanan
Kemacetan di Kawasan Puncak kerap terjadi pada libur panjang. Menjelang libur panjang akhir pekan nanti, sejumlah hotel telah dipenuhi pesanan.Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A+ A-
BOGOR - Menjelang libur panjang akhir pekan, sejumlah penginapan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor maupun pusat Kota Bogor sudah mulai full booked (penuh dipesan). Bahkan tak sedikit hotel maupun vila yang dipesan sejak sepekan lalu atau jauh-jauh hari.

Seperti di Royal Safari Garden Resort and Convention, Jalan Raya Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor. "Hari Kamis ke Minggu itu sudah 100% kamar di sini penuh dipesan warga Jabodetabek yang hendak menikmati libur panjang di Puncak," kata Duty Manager Royal Safari Garden Resort and Convention Dodi R kepada SINDOnews, Rabu (28/3/2018).

Dodi menuturkan, jika dirata-ratakan hingga Kamis, 29 Maret 2018 besok, belum sepenuhnya naik tingkat okupansi. "Kemudian pas hari Jumat, 30 Maret hingga Sabtu, 31 Maret 2018 naik lagi ke 100%," ujarnya.



Dia menambahkan untuk menarik minat tamu atau calon pengunjung, saat libur panjang pihaknya menggelar sejumlah event atau kegiatan dalam rangka promosi. "Saat Jumat Agung-nya sendiri nanti ada aktivitas. Bahkan setiap akhir pekan, termasuk libur panjang nanti ada pertunjukan animal (satwa) yang didatangkan langsung dari Taman Safari Indonesia (TSI)," ucapnya.

Dia menjelaskan, di Royal Safari Garden sendiri memiliki berbagai tipe penginapan sebanyak 327 unit dengan 524 kamar."Karena ada renovasi jumlahnya saat ini berkurang menjadi 220 unit dengan 400-an kamar yang dibuka untuk umum, tapi tetap semuanya saat libur panjang ini full booked," ucapnya.

Sementara itu, Manager Talita Hotel and Resort Ciloto Puncak, Andi Noverico mengaku, belum sepenuhnya pulih paska terjadinya longsor yang berdampak pada penutupan jalur Puncak beberapa waktu lalu.
"Tingkat okupansi kita belum pulih 100%, tapi menjelang libur panjang ini kita sudah banyak yang pesan dengan rata-rata 50%. Baik vila/resort maupun hotelnya," katanya.

Andi menambahkan, karena kondisinya masih dalam recovery pasca-longsor, di libur panjang akhir pekan ini pihaknyal tak membuat atau mengadakan special promo. "Untuk promo long weekend tidak ada. Tapi kita hanya mempromosikan venue saja untuk rebrand awareness, mostly via sosmed," jelasnya.

Sementara itu di Kota Bogor juga menjelang libur panjang sejumlah hotel mulai dipenuhi para pemesan yang rata-rata asal Jakarta. "Di dua hotel yang kita kelola yakni Hotel Royal Padjadjaran dan Juanda tingkat okupansi menjelang libur panjang sudah mendekati 90%," kata Public Relation Royal Padjadjaran Hotel, Arimbi Dewi P. Margono, Rabu (28/03/2018).

Sementara itu, Ketua PHRI Kota Bogor, Yuno Abeta Lahay mengatakan, tiap libur panjang dan hari besar, hotel serta restoran memang selalu menawarkan dan menyiapkan promo tertentu. "Sama dengan tahun lalu banyak hotel yang sudah ready dengan promo menarik," jelasnya.

Layanan tersebut tidak hanya sekedar meningkatkan omset dan okupansi, tapi juga ingin memberikan yang spesial kepada pelanggan. Untuk harga disesuaikan dengan hotel masing-masing, relatif bervariasi. "Setiap hotel memiliki kebijakan tersendiri untuk menentukan harga. Itu semua diserahkan ke hotel masing-masing," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak