alexametrics

Ditangani Hakim Artidjo, Alumni 212 Sayangkan Hukuman Ahok Tak Bisa Ditambah

loading...
Ditangani Hakim Artidjo, Alumni 212 Sayangkan Hukuman Ahok Tak Bisa Ditambah
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Mahkamah Agung sudah menunjuk hakim Artidjo Alkostar untuk menangani peninjauan kembali (PK) yang diajukan Basuki T Purnama (Ahok). Menanggapi hal tersebut, Humas Persaudaraan Alumni 212 Habib Novel Bamukmin menyayangkan hukuman Ahok tak bisa ditambah dalam PK.

"Nah ini masalah PK, enggak bisa ditambah hukumannya sesuai pasal 266 ayat 3," kata Habib Novel saat dihubungi SINDOnews, Jumat (16/3/2018).

Novel melanjutkan, pasal 266 ayat 3 , berbunyi  'pidana yang dijatuhkan dalam putusan peninjauan kembali tidak boleh melebihi pidana yg telah dijatuhkan dalam putusan semula.

Novel mengatakan, makanya penasehat hukum Ahok tidak mau mengajukan kasasi tapi mengajukan PK. "Makanya PK Ahok tidak dibenarkan dan MA wajib menolaknya," ujar Wakil ketua ACTA itu. (Baca: Terima PK Ahok, MA Tunjuk Hakim Artijo Alkostar)

Seperti diketahui, Hakim Artijo dikenal 'galak' saat menangani kasasi kasus korupsi. Sejumlah koruptor yang mengajukan kasasi dan kasusnya ditangani hakim Artijo harus gigit jari karena hukumannya justru ditambah, diantaranya Luthfi Hasan Ishaaq, Anas Urbaningrum, Angelina Sondakh, Labora Sitorus, Akil Mochtar, dan Djoko Susilo.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak