alexametrics

BNN-Bea Cukai Sita 51 Kg Sabu di Kawasan Ancol, Bandar Asal Taiwan Ditembak Mati

loading...
BNN-Bea Cukai Sita 51 Kg Sabu di Kawasan Ancol, Bandar Asal Taiwan Ditembak Mati
Para tersangka dan barang bukti sabu yang digerebek petugas di kawasan Ancol, Kamis (16/3/2018) malam. Foto: Ist
A+ A-
JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Ditjen  Bea Cukai menciduk bandar narkoba internasional di Jalan Lodan Raya Pintu Air Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, Kamis (15/3/2018) malam.

Tersangka yang ditangkap sebanyak tiga orang, yakni Huang Jhong Wei (37), warga negara Taiwan; Sadikin (40), warga negara Indinesia; dan Akbar Rifa'ie (25), warga negara Indonesia. Adapun berang bukti yang disita berupa sabu-sabu seberat 51 kilogram (kg).  

Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan, penangkapan tersangka merupakan hasil operasi BNN bersama Ditjen  Bea Cukai, Kementerian Keuangam. Hasil penyelidikan BNN dan Bea cukai didapat informasi akan adanya transaksi narkoba yang dibawa menggunakan kendaraan di wilayah Ancol, Jakarta Utara.

Benar saja, barang berbahaya itu dibawa menggunakan taksi online bernopol B 1423 TOX, yang dikemudian Akbar Rifa'ie. Saat digerebek petugas menemukan dua koper besar berisi narkotika jenis sabu-sabu dengan masing-masing koper berisi 25 bungkus. Total sabu-sabu yang ada di dalam koper itu sekitar 51 kg.

Barang haram itu dibawa oleh Huang. Pada saat penangkapan, tersangka Huang sempat melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Petugas akhirnya melakukan tindakan tegas dan melumpuhkannya dengan tembakan sehingga Huang tewas seketiga. (Baca: (Digerebek BNN, Bandar Narkoba asal Taiwan Lompat ke Kali Ancol)

Dari penangkapan Huang ini, petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap tersangka Sadikin di Apartemen Taman Anggrek Tower. Saat dilakukan penggeledahan yang disaksikan bersama tersangka, ditemukan barang bukti non narkotika.

"Tersangka Sadikin dan barang bukti saat ini masih dikembangkan oleh petugas BNN. Sedangkan tersangka yang meninggal dunia langsung dibawa ke RS Polri Kramat Jati," ujar Arman, Jumat (16/3/2018).   
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak