alexametrics

Brimob Dikeroyok di Kemang, Begini Pengakuan Bharada Yasri ke Polisi

loading...
Brimob Dikeroyok di Kemang, Begini Pengakuan Bharada Yasri ke Polisi
Foto: Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Penyidik Polres Metro Jakarta Selatan telah meminta keterangan dari Bhayangkara Dua (Bharada) Yasri Abdulmas, anggota Kesatuan Korps Brimob Polri yang menjadi korban pengeroyokan di kawasan Dronk Restaurant and Cafe, Kemang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, mengatakan, saat diperiksa Bharada Yasri mengaku saat itu hendak menemui temannya di kawasan Kemang. Tiba-tiba ia dikeroyok sejumlah orang. (Baca: Kasus Geng Motor di Kemang, Polisi Periksa 10 Saksi)

Korban menduga ada satu orang pengunjung Dronk Restaurant and Cafe yang menjadi pelaku pengeroyokan. "Kemungkinan bisa pengunjung," ujar Mardiaz kepada wartawan, Selasa (13/3/2018).

Kepada polisi Yasri mengaku tidak memiliki masalah terhadap siapapun saat datang ke Dronk Restaurant and Cafe. Jadi kasus ini diduga tidak berhubungan dengan motif dendam seseorang.

Peristiwa yang dialami Yasri juga diduga tidak berhubungan dengan aksi sekelompok pemotor yang mengamuk dan melakukan perusakan di kawasan Kemang. (Baca: Puluhan Anggota Geng Motor Mengamuk di Kemang, 5 Orang Terluka)

"Kalau yang (kasus pengeroyokan) Brimob itu tidak di motor, tapi di ruangan, di parkiran dengan pengunjung. Jadi memang tidak ada kaitannya dengan kasus perusakan (geng motor)," katanya.



Diketahui, Bharada Yasri ditemukan tergeletak penuh luka tusukan benda tajam di pinggir Jalan Kemang Raya, persisnya di depan Kafe Dronk, Minggu (4/3/2018) lalu.

Kurang dari 24 jam setelah aksi pengeroyokan terhadap anggota brimob itu, sebuah potongan video berbagai durasi yang merekam aksi perusakan oleh puluhan orang tidak dikenal beredar luas di media sosial (medsos).

Kejadian tersebut berlangsung di Jalan Kemang Raya, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Kafe Dronk, Senin (5/3/2018) dini hari.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak