alexametrics

Hari Raya Imlek, Sandi Lepas Burung di Vihara Dharma Bhakti

loading...
Hari Raya Imlek, Sandi Lepas Burung di Vihara Dharma Bhakti
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. Foto/Dok/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Warga Tionghoa memiliki tradisi melepas burung pipit saat merayakan tahun baru Imlek sebagai permohonan ampun kepada yang maha kuasa. Hal ini pula yang dilakukan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno yang menghadiri perayaan tahun baru Imlek di Vihara Dharma Bhakti hari ini.

Sandi yang mengenakan pakaian khas Betawi itu tiba sekitar pukul 10.42 WIB. Dalam kesempatan itu, Sandi disambut warga yang tengah beribadah maupun wisatawan turut melakukan tradisi melepas burung pipit.

"Jadi total tadi ada 17 burung, tapi ada satu yang enggak mau terbang, mungkin lagi lelah dia," kata Sandi di Vihara Dharma Bhakti, Pecinaan, Jakarta Barat, Jumat, (16/02/2018).

Sandi mengungkapkan, pelepasan burung tersebut merupakan tradisi. Dengan terbang tinggi maka sama dengan harapan kita bahwa Jakarta terus meningkat kesejahteraannya.



"Suatu tradisi kita melepas burung untuk terbang tinggi, sama juga untuk harapan kita, bahwa Jakarta juga terus meningkat kesejahteraan bagi seluruh warganya," ungkapnya.

Sandi menceritakan, Klenteng atau Vihara Dharma Bhakti yang sempat terbakar itu, adalah yang tertua di Jakarta. Untuk itu pihaknya akan terus berkoordinasi agar klenteng tersebut lebih diperhatikan kondisinya.

"Jadi Viara ini sempat terbakar, lalu Viara ini sudah tertua di wilayahnya DKI, kami terus berkoordinasi dengan pak Bambang dan Pak Tan yang pengelola di sini, mereka yang dibutuhkan hanya perizinan, kita akan memberikan perizinan lebih baik, karena ini bagian dari cagar budaya, jadi cagar budayanya juga harus kita perhatikan, agar esensi daripada nilai historisnya akan terus kita jaga di sini," katanya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak