alexametrics

Hasil Ngobrol di Lapas, Eks Napi Gasak Belasan Motor

loading...
Hasil Ngobrol di Lapas, Eks Napi Gasak Belasan Motor
Pelaku curanmor Arsadi (21), dan Yosa Dwi Sanova di Mapolsek Tanjung Duren. Foto/Yan Yusuf/KORAN SINDO
A+ A-
JAKARTA - Meski telah menjalani hukuman beberapa tahun di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), tak membuat sepasang ranmor, Arsadi (21), dan Yosa Dwi Sanova (28), kapok. Bermodal obrolan sesama napi ketika di Lapas, keduanya berhasil mengasak belasan motor.

Aksi keduanya pupus, usai Unit Reskrim Polsek Tanjung Duren membekuknya saat melakukan kejahatan di Jalan Jelembar Selatan Raya, Jelembar Baru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa 6 Februari 2018 pukul 23.45 WIB. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan 17 motor bersama sejumlah kunci letter T.



Hasil Ngobrol di Lapas, Eks Napi Gasak Belasan Motor

"Aksi keduanya dipergoki tetangga korban. Ia berteriak dan mengundang masyarakat. Kebetulan saat itu, ada anggota yang sedang berpatroli kewilayahan sehingga langsung mengamankannya," kata Kapolsek Tanjung Duren Polres Metro Jakarta Barat Kompol Lambe Patabang Birana di Mapolsek Tanjung Duren, Selasa (13/2/2018).

Setelah dilakukan pemeriksaan keduanya mengaku melakukan aksinya sebanyak 17 kali di beberapa wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara.

"Modusnya, keduanya ini sengaja keliling untuk mencari sasaran. Dan setelah menemukan sasaran, tersangka langsung mengambilnya dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci leter T," terangnya.

Dari hasil kejahatannya tersebut, kedua tersangka langsung menjualnya dengan cara dijajakan di media sosial, mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp2 juta per unit sepeda motor. Selain itu, juga ada satu sepeda motor hasil kejahatannya yang dipereteli untuk dijual secara batangan. "Barang bukti sepeda motor itu sudah sempat dijual para tersangka," ungkapnya.

Kanit Reskrim Polsek Tanjung Duren, AKP Rensa Aktadivia menjelaskan, sebelum kedua tersangka berhasil ditangkap, paginya kedua tersangka diketahui baru melakukan aksi serupa di lokasi lainnya.

"Jadi sepeda motor hasilnya itu kemudian malamnya digunakan untuk mencuri lagi tapi kemudian berhasil dipergoki itu," ucapnya.

Usai keluar lapas akhir 2017 lalu, salah satu tersangka Arsadi bekerja di bengkel. Karena pertemanan di Lapas sesama satu kampung, keduanya kemudian berkomplot mencuri motor. "Hasilnya digunakan foya-foya," katanya.

Hasil Ngobrol di Lapas, Eks Napi Gasak Belasan Motor

Eka Susanti, seorang korban yang menjadi aksi kejahatan tersangka mengatakan, sepeda motornya Honda Scoopy dicuri tersangka pada 6 Februari 2018 sekitar pukul 09.00 WIB lalu saat diparkir di depan rumahnya di kawasan Teluk Gong.

"Saat itu saya sedang masak dan suami tidur di kamar. Tapi pas saya keluar, motor tidak ada lagi. Dan saya sekarang merasa senang karena tadi dihubungi polisi katanya motor saya sudah ditemukan dan boleh diambil," ungkapnya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak