Pabrik Mebel di Cakung Terbakar, Warga Mengungsi ke Masjid

loading...
Pabrik Mebel di Cakung Terbakar, Warga Mengungsi ke Masjid
Kebakaran yang melanda pabrik mebel di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A+ A-
JAKARTA - Lokasi kebakaran yang melanda pabrik mebel di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur berdekatan dengan rumah susun KM 02 Cakung Barat. Hal itu, membuat penghuni rusun mengungsi sementara ke area masjid.

Penghuni rusun lebih memilih meninggalkan rumah untuk mengantisipasi hal yang tidaak diinginkan. "Saya sekeluarga mengungsi ke masjid sampai api benar-benar padam," kata Cahyono warga Rusun 02 KM Cakung Barat di lokasi, Minggu (9/8/2020).

Pantauan di lokasi, terlihat warga juga membawa koper dan berkas-berkas penting untuk menyelamatkan barang berharga mereka. "Semua yang bisa diselamatin saya bawa seadanya," ujarnya. (Baca: Pabrik Mabel di Cakung Terbakar, 15 Personel Damkar Jakarta Timur Dikerahkan)

Meski terkendala sumber air dan banyaknya bahan yang mudah terbakar, proses pemadaman api di pabrik mebel dipastikan tidak ada perambatan di area sekitar lokasi.



"Sudah dapat kita lokalisir. Artinya tidak ada perambatan ke empat sisi kiri kanan depan belakang dan ke permukiman padat rumah penduduk, termasuk rusun ini. Sudah kita blok agar tidak terjadi perambatan," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Mukhtar Zakaria di lokasi.

Mukhtar menjelaskan, saat pemadaman berlangsung dua mobil penyedot air ditempatkan dititik api yang berada di belakang pabrik. Hal itu dilakukan sebagai proses pendinginan agar api tidak kembali menyala.

"Kita lakukan operasi dinamis dan ada statis. Dari 4 sisi tadi ada di pintu utama masuk ada dua mobil penyedot yang bekerja efektif dan sudah bagus. saat ini kita sedang melakukan upaya pendinginan dengan mengurai bahan bahan yang ada di dalam pabrik itu," katanya.



Adapun luas pabrik yang terbakar mencapai 1 hektare. Selain itu di dalam pabrik terisi penuh bahan material untuk membuat mabel. (Baca juga: Beredar Kabar Pemakaman Jenazah Diduga Covid-19 Ditolak, Ini Kata Kapolres Bekasi)

"Memang pabrik ini adalah pembuat mebel. Otomatis bahan bahannya mudah terbakar, seperti kayu kemudian tiner dan cat, sehingga api sangat cepat," ucapnya.

Untuk penyebab kebakaran hingga kini belum dapat diketahui. "Kita belum dapat pastikan. Mungkin nanti dari pihak kepolisian yang akan memberitahu, akan dicek apakah itu arus pendek listrik atau apa," tukasnya.
(thm)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top