alexametrics

900 Pelari Meriahkan SkyRun 2018 SMA Labschool

loading...
900 Pelari Meriahkan SkyRun 2018 SMA Labschool
Ratusan pelari mengikuti lari marathon SkyRun 2018 yang digelar SMA Labschool, Jakarta Selatan.Foto/Nuriwan Trihendrawan/KORAN SINDO
A+ A-
JAKARTA - SMA Labschool Jakarta Selatan sukses menggelar SKYRUN 2018. Yakni lari marathon dengan rute sepanjang 5 km, mengambil start dan finish di depan gerbang SMAN Labschool Jalan KH Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Minggu (14/1/2018) pagi.

SKYRUN dengan tema “Hayday Hippie” tagline “Run with The Groove” merupakan kegiatan tahunan sekolah SMA Labschool Jakarta Selatan. Topik yang diangkat pada tahun ini adalah “Hayday Hippie” tagline “Run with The Groove”. Yakni, mencerminkan anak muda SMA yang ceria penuh warna namun masih peduli terhadap hidup sehat.

Panitia Skryrun 5 K Labschool 2018, yang juga siswa Kelas XI IPS dan Ketua Bidang 1 OSIS Labschool, Quinta Alay Emirsyah, menjelaskan, SKYRUN merupakan titik start dari rangkaian acara besar di Labschool. Setelah ini acaranya adalah Skylight yakni pertunjukkan musical dan puncak acaranya adalah SkyAvenue.

“Khusus untuk acara Skyrun, total diikuti sebanyak 970 pelari. Terbagi atas 4 kategori. Yakni pelajar putra dan pelajar putri, umum putra dan umum putri. Kegiatan ini murni semuanya adalah kerja dan ide siswa. Sedangkan guru dan orang tua hanya bersifat mensupport aja. Alhamdulillah meskipun kami akui ada kekurangan namun secara keseluruhan acara ini berlangsung lancer dan sukses,” kata Quinta.

Sementara, Theresia M, orang tua dari Gemail Rigel kelas XI MIPA 3 SMAN Labschool, mangatakan, acara ini digelar sendiri oleh siswa-siswi SMU Labschool, Kebayoran, Jakarta Selatan. Mulai dari perencanaan, mencari dana sendiri, melakukan kreasi sendiri acara SKYRUN 5 kilometer. Mereka juga mendesain sendiri kaos, setting panggung, dan rute lintasan larinya.

“Kami sebagai orang tua bangga, anak kami yang masih mudah dapat menggelar event SKYRUN 5 K ini dengan sukses,” kata Theresia.

Sedangkan, penghobil olahraga lari, Tuti Indayani, mengaku, dirinya memang hobi lari dan hampir setiap minggu dirinya dengan teman-teman beberapa grup selalu olahraga lari.

“Kami tiap tahun rutin selalu ikut acara lari di Labschool, sejak anak saya kelas 1 SMP dan sekarang anak saya sudah kelas XI atau 2 SMA. Saya perhatikan setiap tahun kegiatanya selalu berubah dan semakin bagus, semakin bagus, dan semakin profesional meskipun diselenggarakan oleh anak-anak SMA,” kata Tuti, orang tua dari Nayla Adhisa, Siswi XI MIPA 1.

Sementara itu, Kepala Divisi Funding Distribution J Trust Bank, Lucky Maya Fritsiana, yang mensponsori SKYRUN 2018 ini mengatakan, Japan Trust bank mensupport kegiatan anak muda di Jakarta agar semakin kreatif.

“Harapan kami agar kegiatan semacam ini juga dapat diikuti anak-anak muda di daerah lain. Hal ini untuk menunjukkan bahwa kami sebagai korporat juga punya kepedulian sosial,” kata Lucky yang juga orang tua dari Syahrani Faza Putri Mahendra, siswi kelas XI MIPA 3 SMAN Labschool.

Lucky menceritakan, sebelumnya panitia SKYRUN 2018 mendiskusikan rencana kegiatan ini dengan mereka yang sudah pernah sukses menggelar kegiatan lari 5 kilomoter. Yakni, Maybank Marathon di Bali. Mereka juga berdiskusi dengan Indorunner and klub-klub lari lain.

Mereka juga melakukan diskusi dengan kakak kelasnya yang sudah pernah menggelar acara ini pada tahun sebelumnya. Sehingga mereka mendapat gambaran seperti apa kegiatannya dan apa yang harus dilakukan mereka. Sebab pada awalnya, panitia yang masih anak-anak SMA ini masih 0 pengalaman menggelar event lari semacam ini.

Orang tua murid. OSIS dan POMG sangat berperan aktif demi suksesnya terselenggaranya acara ini. Anak-anak juga dibantu oleh orang tua anggota POMG dalam bertemu dengan vendor dan pihak sponsorship.

“Jadi akhirnya anak-anak menjadi tahu apa saja yang harus dilakukan. Orang tua hanya mengawasi dan mensupport saja agar acara ini sukses,” kata Lucky.

Lucky berharap kegiatan ini dapat terus rutin digelar tiap tahun. Kegiatan ini menjadi momen yang bagus untuk menyehatkan jiwa dan raga serta juga dapat menstimulasi kreativitas anak muda.

“Sebab tidak semua SMA bisa melakukan event seperti ini. Jadi kami berharap kegiatan ini bisa memberikan inspirasi bagi sekolah lainnya yang ingin melakukan event seperti ini,” pungkas Lucky.
(whb)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak