alexa snippet

Cerita Betawi, Penyakit Zaman dulu dan Pengobatannya Secara Tradisional

Cerita Betawi, Penyakit Zaman dulu dan Pengobatannya Secara Tradisional
Zaman dulu, Ondel-ondel digunakan untuk mengusir bala atau gangguan roh halus, tetapi sekarang Ondel-ondel identik dengan pesta masyarakat betawi. Foto: dok/Okezone
A+ A-
BERKAT kecanggihan dan kemajuan teknologi kedokteran, di zaman now ini hampir semua penyakit bisa ditangani secara medis. Bahkan tak sedikit orang berduit rela merogoh koceknya untuk berobat ke luar negeri.

Zaman now, benjol sebesar bakpau di jidat bisa membuat orang dirawat intensif di rumah sakit. Padahal di zaman old, kepala benjol cukup diusap dengan rambut panjang wanita.

Zaman old, jika anak benjol akibat benturan cukup rambut panjang ibu digunakan sebagai obat yang mujarab. Kepala yang benjol hanya ditiup dan diolesi dengan rambut ibu. Berangsur-angsur benjolan di kepala akan kempes dengan sendirinya.  

Untuk lebih mengenal pengobatan zaman old, mungkin bisa kembali diingat memori beberapa penyakit yang disembuhkan dengan cara-cara tradisional.

Dikutip dari Blog Mandor Buang, zaman old, orang Betawi yang sakit lebih mengenal sebutan kagak enak awak. Ada juga yang menyebutnya gering untuk istilah penyakit yang diderita tidak terlalu parah. Kalau yang sudah parah orang Betawi bilang sakitnya sudah kedalon (terlalu lama).

Apabila orang yang sakit dianggap pernah berdosa dan sakit parah sehingga tidak ada kemungkinan sembuh disebut siksaan bale.

Dalam masyarakat Betawi banyak dikenal nama nama penyakit, baik sakit yang disebabkan karena sesuatu yang dianggap ilmiah maupun karena hal-hal yang gaib.

1. Sakit Dampa

Sakit dampa atau kena dampa diyakini penyebabnya adalah karena melangkahi bekas tempat orang berzinah. Dimana orang yang melakukan perzinahan ditempat tersebut sudah meninggal dunia.

Gejala penyakit ini adalah, badan meriang panas, lalu muncul melenting merah di permukaan kulit tempatnya. Melenting ini bisa dibagian kulit mana saja, mirip cacar air. Orang yang kena dampa sering mengeluh panas, perih, dan gatal.

Untuk pengobatan penyakit dampa ini dengan dijampe oleh 'orang pinter' lalu disembur atau diborehin daun sirih atau daun pete perawan (istilah ini untuk merujuk pohon pete besar yang belum berbuah).

Cara pengobatan lainnya bisa juga dengan diborehin lumpur comberan atau sarang tawon kemanting yang dibejek dengan minyak kelapa bikinan.

Orang yang bisa melakukan pengobatan ini juga tidak sembarangan. Mereka yang bisa mengobati adalah duda yang menikah dengan perawan atau janda yang menikah dengan perjaka. Menurut istilah dokter sakit ini adalah cacar ular atau herpes yang disebabkan oleh virus varisela zoster.

2. Sakit Brahma

Sakit Brahma hampir sama dengan dampa. Bedanty, kulit yang terkena penyakit brahma berwana merah dan berasa panas. Obat untuk penyakit ini dengan dijampe oleh dukun. Lalu di atas lukanya diborehin daun brahma yang berwarna merah dicampur dengan jamur pandan merah ditambah minyak kelapa bikinan.
halaman ke-1 dari 5
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top