alexametrics

PT Bumi Pari Asri Sebut Upaya Hukum Bukan Kriminalisasi

loading...
PT Bumi Pari Asri Sebut Upaya Hukum Bukan Kriminalisasi
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Bumi Pari Asri membantah telah melakukan kriminalisasi terhadap warga Pulau Pari yang menduduki tanah perusahaannya. Karena, isu itu telah memberikan stigma negatif terhadap perusahaan tersebut.

"Tentunya ini sudah menyebar fitnah terhadap perusahaan kami. Bahkan kami sudah melaporkan orang yang mengkalim tanah kami atas nama Edi Priadi dan sudah divonis empat bulan penjara karena sudah mengklaim tanah kami," kata Humas PT Bumi Pari Asri Ben Yithzak melalui keterangan tertulisnya, Jumat (16/11/2017).



Dia mengatakan, akan melaporkan kembali sejumlah warga yang dinilai sudah melawan hukum yang dilindungi oleh undang-undang. Sebab, warga tersebut bersikukuh kalau tanah di Pulau Pari merupakan miliknya.

"Upaya hukum yang kami lakukan tidak bisa dikatakan sebagai kriminalisasi. Karena kan warga yang kami laporkan itu tidak bisa menunjukan bukti kepemilikannya lahan itu," tuturnya.

Menurut dia, laporan terhadap warga hingga jatuhnya vonis karena pihaknya ingin mempertahankan dan mengambil kembali hak lahannya yang sudah lama ditempati warga atau oknum yang tanpa izin menempati lahannya.

"Perusahaan kami dan beberapa pemilik lahan perorangan lah yang menjadi korban dalam kasus sengketa tanah ini bukan warga yang mengaku-ngaku sebagai pemilik tanpa ada bukti berkekuatan hukum," katanya.

Bukti lain dalam kasus ini yakni, salah seorang warga bernama Katur Sulaiman sempat di tolak praperadilannya oleh Pengadilan. Sehingga, dalam kasus ini Katur yang juga dilaporkan PT. Bumi Pari Asri proses penyidikan dan Penetapan tersangka sudah sesuai prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak