alexa snippet

Lima Kisah Asmara Sesama Jenis yang Berakhir Tragis

Lima Kisah Asmara Sesama Jenis yang Berakhir Tragis
Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Penemuan mayat seorang pria yang terbungkus plastik di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur membuat geger warga sekitar. Kuat dugaan pembunuhan Imam Maulana itu terkait dengan asmara sesama jenis antara korban dan pelaku.

Polisi sendiri sudah berhasil menangkap tersangka bernama Badrun (43) di Ruko Xitra Garden Cibubur, Bekasi Jakarta Timur. "Pelaku diduga cemburu dengan korban sehingga melakukan pembunuhan," ujar Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo kepada wartawan, Rabu (15/11/2017).

Menurut Andry, korban dihabisi oleh pelaku ditempat kerja Badrun di sebuah Laundry di Ruko Xitra Garden Jakarta Timur. Setelah tewas, korban dibungkus dengan karpet dan dilapisi plastik lalu mayatnya dibuang ke kawasan Terminal Rambutan.

Kasus pembunuhan ini merupakan satu dari banyaknya kasus pembunuhan yang berlatar asmara sesama sejenis. Selain bermotif cemburu, kasus pembunuhan yang dilakukan pasangan sesama jenis ini juga dilatari soal harta.

1. Dituduh Selingkuh, Gay di Indramayu Habisi Nyawa Kekasihnya

Kasus pembunuhan yang dilakukan oleh pasangan sesama jenisnya terjadi juga di Indramayu. Rahman (17) tega menghabisi nyawa Mukana (48) kekasih sesama jenisnya karena tak terima dituduh selingkuh. (Baca: Kesal Dituduh Selingkuh, Gay Bunuh Kekasihnya di Indramayu)

Berdasarkan pengakuan Rahman, pembunuhan yang terjadi pada Rabu 20 September 2017 lalu itu dilakukan saat mereka sedang melakukan hubungan intim di rumah korban di Desa Drunten Wetan, Blok Kamplong, Kecamatan Gabuswetan, Kabupaten Indramayu.

Rahman kesal karena dituduh telah selingkuh sehingga langsung membekap dan mencekik korban hingga kehabisan nafas. Kasus ini terungkap setelah adik korban bernama Waskinah mengakui kalau adiknya memiliki orientasi seksual berbeda.

2. Minta Nambah 'Begituan', Sumarmin (40) Tewas Dibunuh Pacar Sesama Jenisnya

Kasus pembunuhan ini terjadi di rumah Sumarmin yang merangkap toko kelontong di Pondok Pucung Indah I, Pondok Aren, Kota Tangsel pada 10 September 2017. Korban tewas dibunuh usai berhubungan sesama jenis oleh JPS (33).

Awalnya, antara korban dan tersangka sudah melakukan ubngan intim di toko kelontong korban. Namun 30 menit kemudian, korban kembali mengajak tersangka untuk berhubungan intim. (Baca: Kesal Diajak Hubungan Intim Lagi, Pria Ini Bunuh Pasangan Sejenisnya)

Karena dalam kondisi kurang fit, tersangka menolak ajakan itu. Sumarmin yang kesal akhirnya melontarkan kata-kata kasar yang menyinggung perasaan tersangka.   

Emosi, tersangka langsung ke dapur untuk mencari pisau. Korban yang sedang istirahat langsung ditikam di bagian dada dan lehernya.

Usai membunuh pasangan gay-nya, JPS mengambil uang Rp500 ribu milik korban. Namun dua hari kemudian atau 12 September 2017, JPS dibekuk polisi.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top