alexametrics

MNC Peduli-Rabbit Hole Salurkan Buku Bacaan Anak ke Seluruh Indonesia

loading...
MNC Peduli-Rabbit Hole Salurkan Buku Bacaan Anak ke Seluruh Indonesia
CSR MNC Group Anggunita Swastya (kanan) secara simbolis menerima sejumlah buku dari Founder Rabbit Hole Devi Raissa. Bubu-buku bacaan anak tersebut akan disalurkan ke seluruh penjuru Indonesia.Foto/SINDOnews/Ari Sandita Murti
A+ A-
JAKARTA - MNC Peduli membantu penyaluran buku untuk anak-anak yang tersebar ke seluruh penjuru Indonesia. Adapun buku tersebut merupakan donasi dari penerbit buku Rabbit Hole di Jalan Bangka II D, No.5, Mampang, Jakarta Selatan.

CSR MNC Group Anggunita Swastya mengatakan, MNC Group hendak merayakan Ultah ke-28, terkait itu MNC Peduli pun mengadakan acara Generasi Cerdas Anak Bangsa, salah satu kegiatannya menyalurkan buku bacaan anak ke taman bacaan di Indonesia.

MNC Peduli bekerja sama dengan produsen buku, yakni Rabbit Hole menyalurkan buku-buku tersebut ke semua penjuru Indonesia. "Rabbit Hole sebagai produsen buku menyumbangkan buku bacaan anak melalui MNC Peduli untuk disebarkan ke taman bacaan di semua wilayah Indonesia," ujar Anggunita pada wartawan di Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (24/10/2017).



Menurut Anggunita, kerja sama MNC Peduli dengan penerbit Rabbit Hole diharapkan terus berlanjut mengingat visi-misi MNC Peduli mencerdaskan anak bangsa. Hal ini sejalan dengan visi-misi Rabbit Hole yang ingin meningkatkan minat baca dan mencerdaskan anak bangsa sejak usia dini.

"Sesuai rencana, mulai besok disalurkan ke semua taman bacaan di Indonesia, seperti Pekalongan, Tangerang, dan NTT," tuturnya. Adapun penyerahan donasi buku dari penerbit Rabbit Hole ke MNC Peduli itu dilakukan pada Selasa sore di kantor Rabbit Hole, Jalan Bangka II D, No.5, Mampang, Jakarta Selatan.

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis oleh Founder Rabbit Hole, Devi Raissa dengan Anggunita Swastya. Sementara itu, Founder Rabbit Hole, Devi Raissa menerangkan, Rabbit Hole merupakan penerbit buku anak usia 0-7 tahun. Adapun perusahaan itu terbentuk dengan diawali dari pengalamannya sebagai psikolog.

"Banyak orang tua mengeluh susahnya berkomunikasi dengan anak. Lalu saya melakukan riset dan ternyata membaca buku itu bisa membuat hubungan anak dengan orang tua menjadi dekat," ujar Devi.

Dia mengungkapkan, kurang dekatnya hubungan anak dengan orang tua itu bisa menjadi sebab anak terjerumus ke hal negatif, seperti putus sekolah dan narkoba. Devi lantas kerap memberikan saran pada orang tua yang mengeluhkan susahnya berkomunikasi dengan anak untuk membacakan buku anak.

Namun, orang tua kembali mengeluh akan langkanya buku-buku bacaan untuk anak usia dini di Indonesia. Kalaupun ada, buku tersebut harganya mahal karena harus di impor terlebih dahulu. "Dari situ, saya akhirnya membuat buku kualitas impor dan harga terjangkau untuk anak-anak Indonesia, lalu jadilah Rabbit Hole ini," paparnya.

Dia memaparkan, di dalam Rabbit Hole itu terdapat pula fitur-fitur yang interaktif agar orang tua membacakan buku tersebut ke anaknya. Dengan begitu, interaksi dan kedekatan antara orangtua dengan anak pun terjalin.

Adapun buku khusus untuk anak usia 0-7 tahunan bentuknya hitam putih, yang mana bisa untuk merangsang dan menstimulasi penglihatan anak. Pasalnya, anak diusia tersebut penglihatannya pun masih berkembang dan baru fokus melihat warna hitam dan putih.

Devi mengungkapkan, Rabbit Hole lebih fokus ke bacaan anak-anak dan sudah berjalan selama tiga tahunan ini. Adapun buku yang didonasikan ke MNC Peduli itu berjumlah 1.000 buku dari 14 jenis.

Dia berharap, kerja sama dengan MNC Peduli itu terus berlanjut sehingga banyak orang pun tahu Rabbit Hole itu memiliki program donasi buku anak ke taman-taman bacaan anak."Kami setiap bulannya membagikan 20-30 paket buku baca ke rumah bacaan dan satu paket itu terdiri dari 14 buku. Maka itu, saya bersyukur ada MNC Peduli ini yang menyalurkan buku donasi kami ke semua taman bacaan di Indonesia. Ini kerja sama positif," ucapnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak