alexametrics

Marak Kabar Hoax, Masyarakat Diminta Lakukan Kroscek

loading...
Marak Kabar Hoax, Masyarakat Diminta Lakukan Kroscek
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Pengamat Media Sosial dari Universitas Muhammadiyah Prof DR HAMKA (UHAMKA) Dini Wahdiyati membagikan tips kepada masyarakat agar tidak mudaj menjadi korban hoax.

"Agar terhindar dari hoaks, ya harus membiasakan diri tabayyun (mengkroscek ulang). Cek kebenarannya dulu. Sekarang banyak layanan via media online yang update tiap detik sementara ini cara yang cukup efektif untuk cek kebenaran berita sebelum meneruskan," ungkap Dini saat dihubungi SINDOnews, Selasa (3/10/2017).

Dini melanjutkan, usai mengkroscek informasi tersebut, masyarakat bisa mengambil keputusan. "Kalau sudah baru ambil keputusan, apakah akan men-share berita tersebut," kata Dini. (Baca: Beredar Kabar FBR vs Ambon Bentrok, Polisi Sebut Itu Hoax)

Ia berharap agar pemerintah bertindak cepat dalam menangani kasus hoax. "Di samping kita sebagai pengguna harus punya mekanisme regulasi diri untuk selalu tabayyun atau kroscek, pemerintah juga harus responsif terkait pesan-pesan hoax tersebut," tutup Dini.

Sebelumnya beredar kabar terjadi bentrokan antara ormas FBR dengan warga Ambon di Cawang, Jakarta Timur. Kabar tersebut beredar cepat melalui media sosial dan membuat sejumlah warga resah. Beruntung polisi langsung mengklarifikasi kabar tersebut sehingga masyarakat bisa bernafas lega.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak