alexametrics

Perampokan Sadis di Benhil, Brankas Dibuang di Sungai Klawing

loading...
Perampokan Sadis di Benhil, Brankas Dibuang di Sungai Klawing
Pelaku pembunuh pasutri di Benhil saat jumpa pers di RS Bhayangkara Semarang. Foto/SINDOnews/Andik Sismanto
A+ A-
JAKARTA - Polisi saat ini tengah mencari brankas milik pasutri bernama Husni Zarkasih dan Zakiyah Masrur yang tewas usai dirampok mantan sopir pribadinya itu. Berdasarkan pengakuan tersangka, brankas tersebut dibuang di sungai Klawing, Purbalingga, Jawa Tengah.

"Penyidik saat ini masih di Semarang karena pengakuan tersangka, brankas punya korban yant diambil di Tanah Abang itu dibuang di Sungai Klawing, Purbalingga, Jateng," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono pada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (14/9/2017).

Menurutnya, penyidik tengah menyusuri Sungai Klawing untuk menemukan brankas korban yang belum diketahui isinya itu. Meski saat pencarian tak ditemukan brankas tersebut, polisi akan langsung ke Jakarta dengan membawa para pelaku yang sudah ditangkap itu.

Terkait emas milik korban, bebernya, penjualannya dilakukan melalui broker yang ada di Grobokan dan dijual ke penadah yang ada di Kudus. Broker dan penadah emas itu masih dicari serta penadah emas itu bisa pula dijerat hukum karena sudah membeli emas tersebut.

"Mobil korban itu disita kepolisian. Mobilnya baru mau dijual oleh pelaku, ketahuannya saat orang yang menawar mobil itu seharga Rp120 juta mengecek surat-suratnya di Polres Grobokan, memang asli tapi ternyata itu berkaitan dengan kasus perampokan," katanya.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak