alexa snippet

Berkat Gerobak Perindo Roswandi Raup Penghasilan Rp48 Juta Per Bulan

Berkat Gerobak Perindo Roswandi Raup Penghasilan Rp48 Juta Per Bulan
Roswandi penjual gado-gado di Jatinegara, Jakarta Timur. Foto/MNC Media
A+ A-
JAKARTA - Roswandi menjadi salah seorang pedagang yang merasakan berkah Gerobak Perindo. Penghasilan lelaki yang kesehariannya berjualan gado-gado itu kini hampir Rp48 juta setiap bulannya.

Bermula dari berjualan bubur kacang hijau dan mi instan di warung kecilnya di daerah Mampang, Jakarta Selatan, lelaki kelahiran Kuningan, 3 Oktober 1966 itu beralih menjual gado-gado setelah menikah.

"Kira-kira saya jualan gado-gado ini sudah 20 tahun lebih. Dulu seporsi Rp500," kenang Roswandi di Jakarta. Sekarang, gado-gadonya dihargai Rp16.000 per porsi.

Setiap hari, Roswandi berjualan tak jauh dari lingkungan tempat tinggalnya di Jatinegara, Jakarta Timur. Buka sejak pukul 07.00-15.00 WIB, dia menjual sedikitnya 100 porsi.

"Ya Alhamdulillah, sejak pakai gerobak dari Partai Perindo ini gado-gado saya makin laris, dan semoga (pendapatan saya) meningkat terus," tutur Roswandi.

Tak dipungkirinya, tampilan Gerobak Perindo menarik minat pembeli. Roswandi yang sempat terserang stroke sehingga kesulitan berbicara pun semakin bersemangat mencari rezeki untuk istri dan keempat anaknya.

"Saya sangat bersyukur mendapatkan gerobak ini. Semoga Partai Perindo ke depan semakin maju. Kepada Pak Hary Tanoe, terima kasih atas gerobaknya, semoga Pak Hary Tanoe semakin sukses dan selalu ingat kepada masyarakat kecil seperti saya," kata Roswandi.
(mhd)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top