alexametrics

Jelang Idul Adha, Kambing Berlafadz Allah Ditawar Rp8 Juta

loading...
Jelang Idul Adha, Kambing Berlafadz Allah Ditawar Rp8 Juta
Kambing berlafadz Allah di lapak hewan kurban milik H Ading di Tangerang. Foto/Dok/Okezone
A+ A-
TANGERANG - Warga Kampung Samprok, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan keberadaan seekor kambing yang memiliki corak bulu bertuliskan lafadz Allah di tubuhnya.

Kambing asal Garut, Jawa Barat tersebut memiliki bulu berwarna hitam pekat. Di bagian tengahnya terdapat corak bulu berwarna putih yang membentuk tulisan lafadz Allah. Bahkan, corak tulisan lafadz Allah tersebut terdapat di kedua sisi tubuh kambing, namun hanya nampak terlihat jelas pada sisi kanan tubuhnya.

Pemilik kambing, H Ading mengaku tidak menyangka kambing yang setahun lalu dibelinya dari Garut tersebut ternyata memiliki corak unik.



Ading baru mengetahui adanya lafadz Allah saat kambing tersebut bersama puluhan kambing kurban lainnya yang ia beli tiba di lapak kurban miliknya. Seiring dengan pertumbuhannya pun, corak tersebut makin terlihat jelas.

"Waktu itu saya beli seharga Rp1,6 juta. Emang tujuannya untuk dijual lagi pas Idul Adha tahun ini," ujar Ading di Tangerang, Kamis (31/8/2017).

Tak sedikit pula para pengunjung yang datang ke lapaknya hanya untuk menyaksikan keunikan corak pada tubuh kambing berusia dua tahun tersebut. Beberapa di antaranya bahkan telah melakukan penawaran untuk membeli kambing unik tersebut dengan harga 4 kali lipat, yakni mencapai Rp8 juta.

"Sudah ada 5 orang yang menawar kambing saya, mulai dari harga Rp2 juta sampai Rp8 juta. Tapi, saya enggak mau jual," tuturnya.

Ading mempercayai, keberadaan kambing unik berlafadz Allah tersebut mampu membawa keberkahan bagi lapak hewan kurban miliknya di Jalan Raya Samprok, Kabupaten Tangerang. Kambing tersebut pun dipamerkan di lapak miliknya agar bisa menarik pengunjung maupun pembeli datang ke lapaknya.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak