alexa snippet

Cegah Banjir, Pemkot Jakbar Melakukan Berbagai Pembenahan

Cegah Banjir, Pemkot Jakbar Melakukan Berbagai Pembenahan
Pembuatan saluran air di Jakarta Barat, Kamis (27/7/2017). Foto/SINDOnews/Yan Yusuf
A+ A-
JAKARTA - Mencegah datangnya musim hujan saat akhir tahun nanti, proyek pencegahan banjir gencar dilakukan Sudin Tata Air Jakarta Barat. Penebaran proyek mulai dilakukan awal bulan Agustus, mulai dari normalisasi, pengadaan mesin pompa hingga pembenahan saluran pemukiman.

Semua proyek itu pun dipercaya akan dapat mencegah kawasan Jakarta Barat bebas banjir. Koordinasi antara PHL dan PPSU ditingkatkan, saluran air dan waduk di keruk dengan menebar sejumlah alat berat.

Kasudin Tata Air Jakarta Barat, Imron mengatakan saat ini ada beberapa proyek yang dimatangkan pihaknya, seperti membangun pompa air di kawasan KFT, Cengkareng, dan Jelambar, Grogol Petamburan. Melakukan lelang pompa mobile 1.000 liter per detik untuk ditaruh di jalan Patra, Kebon Jeruk dan kawasan Kalideres. Serta 4 pompa mobile 500 liter per detik sebagai bantuan cadangan.

Selain itu mengatur derasnya air, Sudin Tata Air juga melakukan sistem manajeman air, beberapa pintu pompa di kawasan jalan Satria, Pedongkelan, Cengkareng dan kawasan Tubagus Angke, Grogol Petamburan.

"Kalau untuk proyek besar. Kita akan bangun seatpile di kawasan Kali Pesing, Kedoya Utara, Kebon Jeruk. Agustus ini kita teken kontrak, tiang tiang seatpel akan di pancang minggu depan," papar Imron dihubungi KORAN SINDO, Kamis (27/7/2017).

Sementara terhadap waduk dan danau yang mengalami pendangkalan. Imron mengakui intensitas hujan yang terjadi di tahun lalu membuat endapan lumpur semakin banyak.

Karenanya, memasuki musim panas kali ini, lumpur itu akan dikeruk. Penebaran alat berat telah dilakukan pihaknya sejak seminggu lalu. Saat ini proses pengerukan pun mulai berjalan hampir 70 persen. Ia berharap, melalui proses ini waduk akan menjadi dalam dan dapat menampung air dengan jumlah besar.

Sementara itu, pantauan Sindo, pembenahan saluran pemukiman mulai di lakukan Sudin Tata Air di beberapa titik seperti kawasan Jelambar, Grogol petamburan, Jalan Palmerah Barat dekat Pasar Palmerah, kawasan Sukabumi Selatan, Kebon Jeruk, serta beberapa titik di sekitaran Duri Kosambi dan Cengkareng Barat.

Sedangkan untuk di luar pemukiman, proyek normalisasi kawasan pemukiman terlihat di kawasan Ring Road Barat, Cengkareng, Kali Grogol, Palmerah, serta sekitaran Kali Hitam di Tambora.

Di beberapa titik itu, terlihat sejumlah pekerja PHL Sudin Tata Air dan PPSU tanpa asik melakukan pengerukan. Beberapa diantara terlihat eskavator kecil yang melakukan pembenahan saluran dan pembuatan saluran baru.

Terkait hal ini, Imron tak menampik keluhan akan saluran air banyak disampaikan masyarakat dan lurah. Mereka mengaku genangan kerap datang saat musim hujan tiba, karenanya proyek itupun gencar dilakukan pihaknya.

Terhadap proyek, ia mengaku telah menganalisis usai lebaran lalu. "Masalahnya dua, ada saluran mampet adapula tanpa saluran," jelasnya.

Karena itu, dengan mengerahkan petugas PHL ditingkat kecamatan sebanyak 30 orang dan puluhan petugas PPSU di kelurahan, mereka kemudian ditebar, pengerukan hingga pembuatan saluran penghubung dilakukan demi mengantisipasi banjir.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top