alexa snippet

Kewalahan Atasi Sampah, Pemkab Tangerang Akan Surati 2 Kementerian

Kewalahan Atasi Sampah, Pemkab Tangerang Akan Surati 2 Kementerian
Puluhan gerobak sampah. Foto/Ilustrasi/SINDOphoto
A+ A-
TANGERANG - Masalah sampah di Kabupaten Tangerang sudah sangat memprihatinkan. Dibutuhkan pengelolaan yang serius dan profesional untuk mengatasi persoalan sampah tersebut.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang pun berusaha menggandeng Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk berpartisipasi dalam mengelola sampah menjadi salah satu solusinya.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, Pemkab Tangerang masih mencari formula yang ideal dalam hal pengelolaan sampah. Termasuk dalam bekerja sama dengan pihak BUMD.

"Kita masih mencari bentuk pengelolaan dan menejemen sampah yang tidak melanggar aturan, tapi ramah lingkungan dan juga mempercepat pengelolaan sampah," katanya di Tangerang, Rabu (12/7/2017).

Selain dengan BUMD, dia mengatakan, tidak menuntut kemungkinan Pemkab akan bekerja sama dengan pihak swasta. Namun yang jadi kendalanya saat ini adalah belum adanya peraturan yang konkret dari pemerintah.

"Sejumlah kendala dan persoalan yang akan ditindaklanjuti ke depan adalah  belum adanya peraturan konkret dari pemerintah pusat terhadap pengelolaan sampah di daerah," sambung Zaki.

Menurutnya, dengan adanya peraturan yang dikeluarkan pemerintah pusat akan menjadi pedoman bagi pemerintah daerah, dalam hal ini Pemkab Tangerang, dalam menentukan kebijakan terkait sampah.

"Peran BUMD dalam pengelolaan sampah saat ini masih belum maksimal. Padahal, BUMD dapat berpartisipasi mengelola sampah. Apalagi, belum adanya teknologi yang bisa dipergunakan," katanya.

Lebih lanjut, Zaki menegaskan, pihaknya akan melayangkan surat kepada Kemendagri dan Kementerian Lingkungan Hidup agar segera menerbitkan aturan khusus pengelolaan sampah di daerah.

"Ini penting, karena selama ini pengelolaan sampah di daerah terbentur oleh tidak adanya aturan dan penggunaan teknologi yang dipergunakan. Semoga masalah sampah ini dapat di atasi," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang Syaefullah mengatakan, setiap harinya terdapat sebanyak 1.700 kubik sampah diangkut di seluruh daerah, di Kabupaten Tangerang.

"Dari 1.700 kubik sampah yang tersebar di seluruh Kabupaten Tangerang, yang bisa kita angkut dengan menggunakan armada hanya 800-900 kubik perharinya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA)," paparnya.

Menurut Syaefullah, jumlah volume sampah diperkirakan meningkat. Pihaknya meyakini, masih ada sampah yang masih tersimpan di rumah-rumah warga dan belum dibuang ke TPA.
(mhd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top