alexa snippet

PT KCJ Pertimbangkan Kurangi Jumlah Perjalanan KRL Saat Lebaran

PT KCJ Pertimbangkan Kurangi Jumlah Perjalanan KRL Saat Lebaran
Sejumlah penumpang turun dari KRL Commuter Line.Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - PT Kereta Commuter Jabodetabek (KCJ) mempertimbangkan pengurangan jumlah perjalanan KRL Commuter Line saat Hari Idul Fitri nanti. Hal ini, tak lain untuk menyesuaikan padat dan meningkatnya jadwal kereta api jarak jauh.

"Memang saat ini belum ada pengurangan jadwal. Tapi sifat kami (KCJ) adalah dinamis dan fleksibel. Bila nantinya terjadi kepadatan. Maka kami akan mengurangi jumlah perjalanan," ungkap Direktur Utama PT KCJ Muhamad Nurul Fadhila di Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (20/6/2017).

Fadhila mengatakan, saat ini ada 918 perjalanan KRL setiap harinya dengan rata-rata volume penumpang mencapai 993.000 orang. Jumlah itu mengalami peningkatan dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Sementara untuk perjalanan, setiap harinya tercatat ada 1.241 perjalanan kereta api beroperasi di wilayah Daop 1. Sebanyak 70% lebih di antaranya masih didominasi  KRL Commuter Line.

Sedangkan untuk kereta jauh jauh kisaran mencapai paling rendah 400 perjalanan setiap harinya. Namun memasuki arus mudik, jumlah perjalanan KA jarak jauh meningkat seiring adanya KA tambahan.

Pada Lebaran kala ini saja setidaknya ada 71 KA yang dipersiapkan, 19 di antaranya merupakan kereta flakutatif atau kereta tambahan. Meski demikian, Fadhila menyadari saat Lebaran, prioritas di Daop 1 berubah.
KA jarak jauh menjadi prioritas karena termasuk dalam angkutan Lebaran. Karena pihaknya telah menyiapkan beberapa rekayasa operasional terhadap Commuter Line demi mengantisipasi penumpukan di jalur Jabodetabek.

Terhadap KRL sendiri, KCJ mengupayakan betul pertambahan KA jarak jauh tidak mengganggu jadwal Commuter Line. Sejauh ini, Fadhila mencatat keterlambatan mampu ditekan hingga ke durasi 7 menit. "Kalau tahun lalu, keterlambatan bisa mencapai 15 menit," ucap Fadhila.

Sementara itu untuk menekan antrean penumpang, Vice President Coorporte Communication PT KCJ Eva Chairunissa mengatakan telah mengatur keluar masuk penumpang dan fasilitas transaksi tiket elektronik.

Tahun ini saja, KCJ akan menyiapkan 186 unit vending machine dan 39 point of sales (POS) mobile dengan loket di 75 stasiun yang ada. Khusus untuk POS Mobile, kata Eva, pihaknya telah menyiapkan dibeberap lokasi padat penumpang, seperti Stasiun Bogor sebanyak 15 unit, dan Stasiun Rangkasbitung enam unit.

"Satu lagi, kami juga menyiapkan langsung tiket pergi pulang. Selain itu KMT juga akan dijual di luar loket," ucapnya.  Eva memprediksi, bila merujuk dari tahun sebelumnya, untuk Lebaran tahun ini akan mengalami peningkatan sebesar 10,7% dibandingkan 2016 lalu yang mencapai 9.957.739 penumpang mulai dari H-7 hingga H+7.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top