alexa snippet

Saran untuk PT KAI agar Insiden Kebakaran Stasiun Tak Terulang

Saran untuk PT KAI agar Insiden Kebakaran Stasiun Tak Terulang
Petugas pemadam kebakaran melakukan proses pendinginan di Stasiun Klender yang terbakar tadi pagi.Foto/SINDOphoto/Ramadhan Adiputra
A+ A-
JAKARTA - Kebakaran yang terjadi di Stasiun Klender seharusnya bisa dihindari jika ada sistem keselamatan yang baik prosedural. Kebakaran pagi tadi di Stasiun Klender berdampak pada perjalanan transportasi massal.

Pakar transportasi Universitas Indonesia (UI) Tri Tjahyono mengatakan, insiden di Stasiun Klender bisa dihindari jika ada sistem keselamatan yang baik dan prosedural. "Perawatan itu mutlak harus ada. Serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) juga perlu diperhatikan. Kemudian sistem manajemen keselamatan juga harus ada. Tiga hal itu yang harus diperhatikan PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ)," kata Tri kepada wartawan, Jumat (19/5/2017).

Tri menuturkan, seharusnya ada program pemeriksaan rutin yang dilakukan. Sehingga bisa diketahui jika ada kerusakan atau masalah lainnya, dengan demikian kejadian seperti ini bisa dihindari.

"Yang juga harus diperhatikan adalah kecepatan respons dari tenaga ahli. Sehingga kalaupun ada kejadian tidak menimbulkan kerugian besar. Jadi pengawasan harus ketat. Terutama juga pada mitra PT KCJ yang ada di stasiun. Mereka harus punya keahlian juga. Harus kerja sama banyak pihak," ucapnya.

Dia menyarankan PT KAI dan PT KCJ untuk melakukan investasi terhadap sekuritas. Mulai dari alat serta sumber daya yang mumpuni. "Semua harus punya konsern untuk penyelamatan. Percuma ada alat kalau orangnya tidak ahli," pungkasnya.

Seperti diberitakan, Stasiun Klender, Jakarta Timur, terbakar tadi pagi. Diduga kuat kebakaran akibat korsleting arus listrik di ruang Kepala Stasiun Klender.(Baca: Polisi Sebut Korsleting Diduga dari Ruang Kepala Stasiun Klender)



(whb)
loading gif
Top