alexametrics

Motor Tersengol, 2 Kelompok Warga Pecah di Kampung Rawa Bacang

loading...
Motor Tersengol, 2 Kelompok Warga Pecah di Kampung Rawa Bacang
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
BEKASI - Bentrokan warga dan kelompok Ambon pecah di Kampung Rawa Bacang Pasar Kecapi, Jalan Raya Hankam, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Sabtu 1 Agustus 2020 malam. Akibatnya, satu warga setempat mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Bentrokan yang terjadi tadi malam tersebut sempat mencekam wilayah Rawa Bacang. Bentrokan itu dipicu masalah sepele, karena salah satu kelompok Ambon tidak terima sepeda motor yang sedang terparkir disenggol sebuah mobil. Alhasil, bentrokan itu langsung terjadi. Dalam peristiwa itu, petugas kepolisian mengamankan 11 orang dari kelompok Ambon.

“Dugaan ada empat orang yang terbukti melakukan pengeroyokan. Kasus ini masih pendalaman,” kata Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo di Bekasi, Minggu (2/8/2020). (Baca juga: Polisi Dalami Kasus Penganiayaan 2 Wisatawan di Bukit Alas Bandawasa)

Menurut dia, peristiwa itu berawal ketika salah seorang warga hendaka memasuki kendaraan roda empat ke garasi rumahnya. Secara tidak sengaja, ada sekelompok Ambon yang memarkirkan sepeda motor dan tersenggol. Sebab, saat itu ada yang merayakan ultah sekitar pukul 21.00 WIB. “Jalanya memang sempit, karena kondisi kelompok itu mabuk, enggak terima langsung memukuli yang menyenggol itu,” katanya.



Dari kejadian itu, salah seorang kelompok Ambon diamannan di rumah ketua RT setempat. Tak lama kemudian warga berdatangan begitupula kelompok Ambon. “Makin banyak orang dan terjadi keributan, yang dipukuli memanggil teman-temanya karena melihat langsung dipukuli kelompok itu,” paparnya. (Baca juga: Bawa Sajam Cari Pelaku Klitih, Remaja Bantul Diamankan Polisi)

Untuk melerainya, petugas kemudian datang ke lokasi untuk merelai dan mengamankan 11 orang kelompok Ambon. Kemudian warga dan kelompok itu langsung membubarkan diri, sedangkan petugas masih melakukan penjagaan di lokasi. Heri mengaku, ada empat orang yang diduga terbukti melakukan penganiyaan. “Kasus ini masih dalam pendalaman, para saksi sedang diminta keterangannya,” pungkasnya.
(mhd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak