alexa snippet

Kenakan Biaya Layanan Rp2.000, Transjakarta Ogah Jelaskan Manfaatnya

Kenakan Biaya Layanan Rp2.000, Transjakarta Ogah Jelaskan Manfaatnya
Foto/SINDOphoto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Mulai 1 Januari 2017, Transjakarta menerapkan biaya Rp2.000 untuk setiap pengguna bus Transjakarta yang melakukan isi ulang dengan uang tunai di seluruh halte Transjakarta.

"Biaya Rp2.000 hanya diberlakukan bagi yang top-up dengan uang tunai," kata Humas PT Transjakarta Wibowo kepada Sindonews, Selasa (10/1/2017).

Sementara, lanjut Wibowo,untuk pelanggan yang melakukan pengisian ulang dengan non-tunai dibebaskan dari biaya tersebut. Bowo menuturkan, dana Rp2.000 yang dikumpulkan, akan dipergunakan untuk pengembangan Transjakarta.

Sayangnya Bowo enggan menjelaskan detai penggunaan uang tersebut untuk apa. "Biaya yang terkumpul dari pengisian ulang dengan uang tunai untuk pengembangan Transjakarta," kata Bowo.

Bowo juga menyakin pihaknya di lapangan dan di dalam akan melakukan kroscek secara transparan terkait biaya Rp2.000 ini. "Pasti ada datanya, dan diaudit juga. Transparan juga," kata Bowo.



(whb)
loading gif
Top