alexa snippet

Kriminolog: Kemungkinan Antara Pelaku dan Korban Saling Kenal

Kriminolog: Kemungkinan Antara Pelaku dan Korban Saling Kenal
Kondisi kamar kos korban pembunuhan yang terletak di lantai dua di Perumahan Kebon Jeruk Baru, Jalan H Asamat Ujung, Jakarta Barat. Foto/Yan Yusuf/SINDOnews
A+ A-
DEPOK - Kriminolog Universitas Indonesia (UI) Ferdinand Andi Lolo mengatakan, ada kemungkinan antara pelaku dengan korban saling kenal. Namun perlu dilihat apakah ada unsur kekerasan di akses masuk rumah kost korban atau tidak. "Kalau pelaku dengan korban saling kenal maka tidak ada paksaan untuk masuk," katanya, Senin (9/1/2017).

Jika polisi tidak menemukan unsur kekerasan pada akses masuk maka yang perlu dilakukan adalah meminta keterangan dari teman-teman dekat korban. Termasuk juga dari penghuni rumah kos di sana, karena mereka mengetahui kapan pintu kos terbuka dan tertutup. "Semua perlu diperiksa karena mereka tahu kapan pintu kos dibuka dan ditutup," ungkapnya.

Soal luka tusuk di leher korban, Ferdinand melihat bisa saja itu sebagai reaksi pelaku karena mungkin korban melawan. Tujuannya, untuk melumpuhkan korban dalam waktu singkat. Dia merasa janggal bila dalam kamar kos ada pisau kecuali itu milik korban. "Atau kalau memang itu dibawa oleh pelaku ya asumsinya memang untuk melumpuhkan korban," tandasnya.

Perilaku agresif manusia saat ini juga melanda remaja. Hal itu dipengaruhi banyak faktor salah satunya kurangnya kontrol diri sehingga mereka tidak menguasai emosinya. "Ini perlu dilatih dan harus ada contoh dari masyarakat," pungkasnya.



(pur)
loading gif
Top