alexametrics

Kematian Yodi Prabowo, Reza Indragiri: Masyarakat Terlanjur Anggap Itu Pembunuhan

loading...
Kematian Yodi Prabowo, Reza Indragiri: Masyarakat Terlanjur Anggap Itu Pembunuhan
Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri. Foto/Dok/SINDOphoto
A+ A-
JAKARTA - Ahli Psikologi Forensik Reza Indragiri angkat bicara terkait kematianeditor Metro TV Yodi Prabowo yang mayatnya ditemukan di pinggiran Tol JORR Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Meski pihak kepolisian telah menyatakan kematian Yodi akibat bunuh diri, Reza mengatakan, jangan salahkan juga masyarakat yang beranggapan kematian itu merupakan kasus pembunuhan.

"Boleh jadi sebagian masyarakat menolak simpulan itu (bunuh diri) karena kadung terkunci dalam anggapan bahwa itu pembunuhan," ujar Reza saat dihubungi SINDOnews, Sabtu (25/7/2020). (Baca juga: Sebelum Bunuh Diri, Yodi Prabowo Diduga Konsumsi Amfetamin)

Sementara itu, polisi mengungkap fakta lainnya yakni editor Metro TV Yodi Prabowo pernah berkonsultasi dengan dokter di RSCM, Jakarta Pusat. Kemudian, Yodi melakukan pemeriksaan laboratorium. (Baca juga: Yodi Prabowo Pernah ke Dokter Kulit dan Penyakit Kelamin di RSCM, Ada Apa?)

Adapun dokter yang dimaksud adalah dokter kulit dan penyakit kelamin. Itu terlihat dari hasil transaksi keuangan. Namun, hasil pemeriksaan tersebut belum keluar hingga akhirnya dia melakukan aksi bunuh diri. Adapun fakta tersebut sangat berkaitan dengan kematian Yodi karena polisi menduga Yodi bunuh diri karena depresi.



"Apa penyebab adanya penyakit kelamin itu? Perilaku seperti apa yang almarhum tampilkan sehingga bisa terkena penyakit tersebut? Bayangkan dampaknya terhadap kehidupan pribadi dan rencana-rencana hidupnya," tutur Reza.
(mhd)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak