alexametrics

Fadli Zon Ogah Berikan Advokasi untuk Arsyad

loading...
Fadli Zon Ogah Berikan Advokasi untuk Arsyad
Wakil Ketua DPR Fadli Zon.(dok/SINDOphoto)
A+ A-
JAKARTA - Wakil Ketua DPR Fadli Zon menegaskan tidak akan memberikan advokasi terhadap Muhammad Arsyad (26) terkait kasus penculikan dan pencabulan terhadap bocah di bawah umur. Sebelumnya Fadli Zon pernah memberikan bantuan hukum untuk Arsyad terkait kasus menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Fadli Zon mengatakan, apa yang dilakukan oleh tersangka saat ini sudah tidak bisa dibenarkan dan yang bersangkutan harus berani mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Kalau sekarang melakukan tindakan kriminal ya tangkap saja, proses hukum saja. Saya juga tidak terlalu kenal baik,” kata Fadli saat ditemui di kompleks DPR Jakarta Rabu (13/7/2016).

Fadli berkilah apa yang dilakukan oleh pihaknya dulu kepada Arsyad lebih kepada upaya memberikan keadilan. Kala itu Arsyad disalahkan karena menghina Presiden Jokowi. Padahal apa yang dilakukan Arsyad terjadi ketika proses pemilihan presiden, di mana calon lainnya yaitu Prabowo Subianto juga mengalami hal yang sama.

“Waktu itu karena dia menghina calon Presiden Jokowi diproses, tapi yang menghina capres Prabowo kok enggak diproses. Jadi itu kenapa saya melakukan advokasi,” tutur Fadli.

Seperti diketahui sebelum tersangkut masalah penculikan dan pencabulan anak di bawah umur, nama Arsyad sudah pernah naik daun setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi dan penghinaan kepada Presiden Jokowi. Kala itu pria yang sehari-hari berprofesi sebagai pejual sate kedapatan menyebarkan gambar seronok orang nomor satu di Indonesia tersebut.

Arsyad sempat ditahan oleh Bareskrim Polri selama 12 hari, namun akhirnya ditangguhkan karena Jokowi beserta istri memberikan maaf bahkan memberikan santunan kepada tersangka. “Kalau sekarang saya tidak ada urusan, itu tanggungjawab masing-masing,” tukasnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak