alexa snippet

Demo Mahasiswa Papua Dibubarkan karena Tak Berizin

Demo Mahasiswa Papua Dibubarkan karena Tak Berizin
Polisi terpaksa membubarkan demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Papua di kawasan Bundaran Hotel Indonesia. (Foto: Komaruddin Bagja Arjawinangun/Sindonews)
A+ A-
JAKARTA - Polisi terpaksa membubarkan demonstrasi yang dilakukan Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta. Alasannya, mereka tidak memberitahukan terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan AMP kepada pihak Polda Metro Jaya.

"Fungsi pemberitahuan itu agar kami bisa melakukan scanning terkait hal-hal yang akan disampaikan dalam aksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal di Jakarta, Selasa (1/12/2015).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Mohammad Iqbal mengatakan, mahasiswa asal Papua yang kuliah di Jawa dan Bali itu datang ke Jakarta, lalu menggelar demonstrasi tanpa diketahui polisi di jalur protokol. Bahkan mereka hendak melakukan longmarch dari Jalan Jenderal Sudirman-Bundaran HI lalu menuju Istana Presiden.

Selain itu, kata Iqbal, sebanyak 127 mahasiswa yang diamankan dari HI. Karena mereka membawa bendera bintang kejora dan senjata tajam.

Kabiro Operasi Polda Metro Jaya Kombes Martuani Sormin mengataan, mereka ditangkap setelah terbukti melaukan aksi ricuh dalam demonstrasi. "Kami juga menyita beberapa barang bukti," tukasnya.

Sementara itu, Juru Bicara AMP Abido membantah ada pengibaran bendera bintang kejora. Dia berdalih, massa hanya menyampaikan aspirasi karena tanggal 1 Desember biasa diperingati sebagai perayaan ekspresi identitas Papua oleh OPM.

"Di sini pemerintah seharusnya memberi kebebasan kepada kami untuk membebaskan masyarakat Papua agar menjadi masyarakat yang mandiri. Berikan kebebasan dan hak menentukan nasib sendiri sebagai solusi demokrasi rakyat Papua Barat," katanya.

PILIHAN:

Kasus UPS, Haji Lulung: Lasro Itu Biang Kerok




(mhd)
loading gif
Top